Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Sebagai bentuk dukungan program pemerintah dalam melaksanakan program tujuan koperasi merah putih, yaitu membangun kemandirian dan kesejahteraan ekonomi desa melalui ekonomi kerakyatan, dengan cara memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, menstabilkan harga, serta memotong rantai distribusi dengan menyediakan layanan pokok seperti sembako murah dan simpan pinjam, agar desa menjadi pilar utama ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), menggelar Musyawarah Desa Khusus (Pemdesus), penetapan jenis usaha koperasi desa merah putih sukaraja dan ketahanan pangan.
Musdesus tersebut di pusatkan di lantai dua aula kantor desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng, Rabu (24/12).
Kepala Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng Purnama mengatakan, pada intinya tujuan pemerintah melahirkan program koperasi merah putih adalah, guna memberikan kemudahan kepada masyarakat. Atas hal itu pihaknya berpesan agar apa yang jadi program pemerintah pusat ini, bisa di nikmati masyarakat.
“Tak ada gunanya program bagus jika pelaksanaannya di lapangan tidak jalan, yang jelas kebijakan pemerintah harus dinikmati masyarakat dan saya harapkan kepada seluruh pengurus untuk bisa melaksanakan tugas ini sesuai dengan aturan,” pintanya.
Sementara itu ketua Koperasi Merah Putih Desa Sukaraja Irham mengatakan, sebelum menawarkan apa saja jenis usaha yang akan dibuka setelah gedung Koperasi Merah putih ini jadi.
Ijinkan, pihaknya menyampaikan hasil rapat internal pengurus, ada beberapa jenis usaha yang sudah di liskan, diantaranya
1. Sembako
2. Agen PLN, Agen BRI Link, dll
3. Kios PUPUK
4. LPG
5. Apotek
6. Pengadaan Gabah
7. Klinik Desa.
“Jenis Usaha ini hanya sekedar menyampaikan saja, silahkan bisa di koreksi, bisa di tambah, bisa di kurangi. Kami serahkan sepenuhnya kepada peserta rapat,” pintanya.
Dikatakan, mengambil jenis jenis usaha di atas lanjutnya, tentunya itu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi desa saat ini. “Usulan ini tidak final, silahkan saya serahkan ke peserta rapat,” sambungnya.
Sementara itu Pejabat Kecamatan Praya Timur Loteng Sahdi Apandi mengaku, Desa sukaraja kendati tergolong desa masih belia, sebab sebelumnya Desa Sukaraja masuk wilayah Desa Mujur.
Namun telah banyak mengukir prestasi, termasuk jadi percontohan koperasi dan mewakili Loteng dalam lomba Koperasi Desa (Kopdes). “Saya yakin, koperasi merah putih Desa Sukaraja, insyaallah akan jadi koperasi percontohan ke depannya,” katanya. (NU-01).
