MAS Mahmudien NW Kopang, Buktikan Diri Jadi MAS Unggul Dalam Prestasi

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Madrasah Aliyah Swasta (MAS), bukan berarti terpinggirkan soal prestasi, jika di bandingkan dengan lembaga pendidikan negeri.

MAS Mahmudien NW contohnya, madrasah di bawah naungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mahmuddien NW Montong Gamang Kecamatan Kopang Lombok Tengah (Loteng).

Madrasah ini sukses menghantarkan siswanya ke tingkat Nasional, dalam lomba Olimpiade Cendekia Pelajar Indonesia (OCPI), di selenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor tahun 2026.

Satu orang siswa tersebut bernama Luna Auliya kelas XI II S bidang studi Studi Geografi melalui Online belum lama ini.

Iwan Ismail S. Pd guru Geografi MAS Mahmudien NW Montong Gamang Kopang mengatakan, madrasah ini termasuk salah satu madrasah tua di Loteng, sehingga pihak yayasan dan kepala madrasah, terus mendorong para guru untuk berinovasi dalam melahirkan prestasi bagi siswa.

Atas dasar itulah, pihaknya sebagai guru dibidang pelajaran Geografi, semaksimal mungkin sudah melahirkan inovasi dan alhamdulillah tahun 2026 ini, satu orang siswanya sukses ke tingkat nasional dalam lomba sains Geografi yang di selenggarakan IPB Bogor tahun 2026.

“Alhamdulillah tak ada usaha yang mengkhianati hasil, kendati kami di lingkungan madrasah swasta, namun bukan berarti kami tertinggal dalam soal prestasi, buktinya kami sukses menghantarkan siswa kami ke tingkat Nasional via online,” katanya, Senin (24/8).

Di tingkat Nasional lanjut guru murah senyum ini, sudah di bayangkan puluhan malah ratusan siswa se Indonesia, ikut berkompetisi namun alhamdulillah, siswanya mampu tunjukkan diri jadi juara.

Atas prestasi ini, tentunya ini jadi kontribusi nyata untuk terus meningkatkan bimbingan, sedikit tidak di setiap event, MAS Mahmudien NW Montong Gamang Kopang, akan ikut ambil bagian.

“Selama ini kita selalu siapkan anak anak berprestasi, artinya kami sebagai guru tidak hanya mencetak siswa berprestasi saat lomba saja. Namun sudah kita siapkan dan siap pakai,” ungkapnya.

Dikatakan, sesuai instruksi dan arahan kepala madrasah, pembinaan dan pelatihan ekstra intensif, sudah dilakukan.

Misalnya melakukan bimbingan khusus di luar jam pelajaran aktif secara rutin.

Mendekati lomba, pihaknya membedah nateri mendalam, mulai dari penguasaan materi tingkat lanjut seperti Sistem Informasi Geografi (SIG), meteorologi, geomorfologi, hingga dinamika penduduk.

Selanjutnya bedah soal kompetisi melatih siswa mengerjakan soal-soal OSN atau kompetisi tingkat kabupaten dan provinsi tahun-tahun sebelumnya.

Serta melakukan pendekatan praktis dan mental dan melatih siswa dalam kasus. Dengan cara mengajak siswa menganalisis fenomena geosfer nyata di lingkungan sekitar sebagai persiapan babak analisis data.

Yang terakhir, setelah semua dilakukan, baru masuk ke simulasi kompetisi, yaitu mengadakan uji coba berkala dengan batas waktu ketat untuk melatih manajemen waktu siswa.

“Yang jelas, mulai dari penguatan mental, penguasaan materi kita sudah berikan dan alhamdulillah kami lolos bawa satu orang siswanya ke tingkat nasional dan juara,” tutupnya.

Sementara itu Kepala MAS Mahmudien NW Montong Gamang Kecamatan Kopang Loteng, Ir H. Husni Wardi MBA M.Pd mengaku bangga dan bahagia mendapatkan informasi, kalau satu orang siswa Aliyah atas nama Luna Auliya kelas XI II S, sukses mengharumkan nama madrasah swasta di level Nasional

“Siapa yang tak bangga mendengar peserta didiknya sukses harumkan nama madrasah dan daerah. Apalagi ini di tingkat Nasional yang di selenggarakan kampus ternama di Bogor,” katanya.

Atas prestasi ini, tentunya ini jadi penyemangat bagi dirinya selaku kepala madrasah, untuk terus mendorong guru guru yang lain, kian aktif melahirkan inovasi baru dalam melahirkan prestasi baru dibidang yang lain.

“Ini baru di satu bidang studi, insyaallah di event dan bidang yang lain, kami akan dorong guru pembimbing di masing-masing bidang studi untuk meningkatkan kreativitas, agar di masing-masing bidang studi siswa madrasah swasta tidak kalah hebat dengan lembag pendidikan negeri,” tutupnya. (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *