Nyaris Makan Korban, Jalan Utama Desa Tibu Sisok kian Parah

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Sudah berlubang dan tergenang air, kondisi jalan utama Desa Tibu Sisok Kecamatan Janapria Lombok Tengah (Loteng), nyaris makan korban.

Jalan tersebut kini semakin jarang dilewati, lantaran kondisinya sudah tak layak dilewati, padahal jalan utama Desa Tibu Sisok, merupakan jalan penghubung dengan Desa Desa lain, seperti Desa Loang Maka, Saba, Janapria dan bahkan jalur pintas ke Kabupaten Lombok Timur.

Salah seorang warga Desa setempat Amaq Tabah mengungkapkan, atas kondisi tersebut, masyarakat setempat sangat kecewa, seolah olah jalan utama di Desa Tibu Sisok, tidak diperhatikan oleh Pemda Loteng, padahal masyarakat Desa Tibu Sisok, sangat manuh pada aturan, terutama dalam hal membayar pajak.

“Bapak Bupati yang terhormat, Warga kami sangat rajin bayar pajak, mohon lah jalan utama di desa kami ini diperhatikan, agar masyarakat kami lebih nyaman beraktivitas dan menjalankan roda prekonomian,” pintanya, Rabu (24/4).

Kenapa pihaknya menuntut, selain itu bagian dari hak masyarakat, jalan utama ini sejak tahun 2020 sudah tidak layak dilewati, sudah berulang kali pihaknya sampaikan di tingkat bawah, untuk selanjutnya di bahas di kecamatan dan seterusnya, namun sampai saat ini, tidak pernah disentuh.

Oleh karena itu, pihaknya berharap di tahun anggaran 2024 jalan utama Desa Tibu Sisok, bisa diperbaiki sebelum makan korban

“Apalagi musim hujan, kami susah melintas, sebab lubang lubang sepanjang jalan tergenang, tidak sedikit kendaraan roda empat jadi korban, termasuk roda dua. Makanya sebelum ada korban, kami berharap tahun ini bisa diperbaiki,” katanya.

Diakuinya, setelah melaporkan kondisi jalan Desa utama ini, petugas dari PUPR Loteng pernah datang melakukan survey dan katanya akan dilakukan perbaikan, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut.

“Kami akui, setelah kita laporkan tahun 2022 pernah disurvey sama PUPR dan akan dikerjakan perbaikan, masyarakat menunggu dan menunggu ternyata tidak ada. Pada tahun 2023 masyarakat pernah hearing ke kantor Dewan, itupun akan dikerjakan tahun ini. Tapi sampai sekarang pun belum juga dikerjakan. Jika sampai tahun ini tidak juga di respon, kami dari masyarakat berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana untuk perbaikan jalan ini,” tutupnya. (Apeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *