LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com) Bertempat di Alun alun Tastura Praya Lombok Tengah (Loteng), pada Sabtu malam 1 Juni 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Loteng, luncurkan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Loteng 2024.
Ketua KPU Loteng Hendri Harliawan mengatakan, peluncuran ini sebagai pembuka semua tahapan Pemilukada Loteng mulai dilakukan.
Bukan hanya itu saja, peluncuran KPU Loteng, sebagai petunjuk dan kabar kepada masyarakat, bahwa pada bulan November tahun ini, Loteng akan mengadakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Selanjutnya melihat dari indeks kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih pimpinan, kian meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 melebihi target nasional.
“Tingkat partisipasi masyarakat memilih calon pimpinan semakin tinggi dan bahkan melebihi target Nasional,” katanya.
Melampaui target Nasional lanjut Hendri, itu tentunya bukan hasil KPU semata, namun murni lahir dari kesadaran masyarakat, sehingga KPU Loteng sukses melampaui target Nasional, yang sudah di tetapkan.
Dalam perjalannya, pihaknya akui banyak kritikan ataupun riya’ riya’ kecil, namun baginya itu bagian dari proses kalau masyarakat sudah melek dan dewasa dalam mengawal calon pemimpin.
Selanjutnya, KPU juga mengucapkan banyak berterimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Loteng dan stakeholder terkait serta semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan pemilu tahun ini. Tanpa adanya kerjasama yang baik, semua apa yang jadi harapan bersama tidak akan terwujud.
“Selama proses kritikan banyak yang masuk, baik di medsos ataupun media massa, tentunya itu jadi penyemangat kami untuk terus berbuat, sebab apapun yang kami lakukan, dewan jurinya adalah masyarakat,” paparnya.
Atas hal itu, pihaknya atas nama ketua KPU Loteng, menyampaikan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan acara. Sebab, itu semua bukan semata-mata atas kesengajaan.
Yang namanya manusia, salah khilaf pasti ada, dari itu kontrol masyarakat sangat diharapkan, biar KPU tau apa kekurangan dan selanjutnya dilakukan perbaikan (apeng).
