LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Nama Bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) HM. Suhaili FT, di sejumlah survei kian meroket naik. Naiknya elektabilitas mantan Bupati Lombok Tengah (Loteng), Dua Periode ini, sehingga di Pilkada NTB, tidak layak di usung jadi Cawagub namun layak ditempatkan sebagai Calon Gubernur (Cagub).
“Di sejumlah survie nama HM. Suhaili kian meroket naik, sedangkan Zulkieflimansyah selaku pasangannya sebagai Cagub kian menurun. Ini artinya nama Mantan Bupati Loteng ini layak kita dorong jadi Cagub, bukan cawagub,” tegas pendiri Suaka NTB Bustomi Taefuri, Sabtu (6/7).
Dikatakan, tingginya elektabilitas HM. Suhaili, kendati selama lima tahun terakhir tanpa ada jabatan resmi, namun Suhaili FT mampu mempertahankan elektabilitasnya di kisaran 10-18%. Ini menunjukkan adanya loyalitas kuat dari pendukungnya terhadap mantan Bupati Loteng ini.
Bustomi Taefuri menambahkan, Suhaili FT memiliki sejumlah keunggulan yang harus diperhitungkan, sehingga ini membuat namanya menonjol sebagai calon Gubernur.
Pertama memiliki Basis Massa yang Solid. Meski tidak menjabat apa pun dan hanya dengan sumber daya kampanye terbatas, Suhaili tetap dapat meraup dukungan signifikan. Hal ini kontras dengan Lalu Pathul Bahri, Bupati Loteng saat ini, yang mendapat hasil survei jauh lebih rendah, yaitu sekitar 4-5%.
Dengan elektabilitas demikian, Lalu Pathul bahkan bisa menghadapi tantangan berat jika ia kembali mencalonkan diri sebagai Bupati.
Dua, Efektivitas Kampanye, jika dibandingkan dengan Lalu Muhammad Iqbal, yang aktif melakukan sosialisasi di seluruh NTB dengan hasil survei 10,9%, atau bahkan Lalu Gita Ariadi, yang selalu berada di bawah 5% dalam setiap survei, Suhaili jelas unggul. Kampanye Suhaili yang terbatas pada daerah Loteng saja menunjukkan efektivitasnya dalam menjangkau pemilih.
Dalam skenario yang lebih kompleks lanjut pentolan LSM ini, baru baru ini muncul isu bahwa Zulkieflimansyah dan Suhaili FT mungkin akan berpisah jalur. Zulkieflimansyah dikabarkan akan menggandeng Sukiman, mantan Bupati Lombok Timur, sebagai calon wakil gubernurnya.
Ini membuka peluang bagi Suhaili FT untuk maju sebagai calon Gubernur yang lebih kuat dan fokus pada kekuatan basis massanya di Loteng, ketimbang Lalu Iqbal maupun Lalu Gita yang tidak memiliki basis massa yang solid.
Analisis data survei menunjukkan Suhaili FT, memiliki potensi besar untuk menjadi calon Gubernur yang mewakili Loteng, bahkan mungkin lebih baik daripada Zulkieflimansyah. Kesetiaan pendukungnya dan kemampuan untuk menarik dukungan bahkan tanpa jabatan resmi menegaskan keunggulannya.
Selain itu, jika dilihat dari tren penurunan elektabilitas Zulkieflimansyah, kepercayaan publik terhadap kepemimpinannya mungkin mulai memudar. Ini memberikan momentum bagi Suhaili FT untuk maju dengan lebih kuat sebagai calon gubernur NTB.
Dengan strategi yang tepat dan dukungan yang konsisten, Suhaili FT bisa menjadi pilihan paling bijak untuk membawa perubahan yang diharapkan masyarakat NTB.
“Saya menghimbau kepada calon lain yang berasal dari Loteng untuk bersatu. Lalu Iqbal tetaplah jadi corong NTB di tingkat nasional dan internasional, Lalu Pathul Bahri bagus bertarung untuk Loteng, dan Lalu Gita sebaiknya fokus untuk menjadi Sekda NTB,” ujar pria yang biasa di sapa om OMI.
Sesuai hasil survei di masing-masing survei, Elektabilitas sejumlah tokoh dalam survei berikut menjadi sorotan utama:
– LSI (Mei 2024)*
– Zulkieflimansyah: 35,5%
– Suhaili FT: 14,1%
– Sitti Rohmi Djalillah: 10,9%
– Lalu Pathul Bahri: 4,4%
– Belum Menentukan Pilihan: 35,1%
– *Kedai Kopi (Mei 2024)*
– Zulkieflimansyah: 27,7%
– Sitti Rohmi Djalillah: 19,9%
– Suhaili FT: 17,9%
– Lalu Muhammad Iqbal: 10,9%
– Belum Menentukan Pilihan: 23,6%
– *PRC (Juni 2024)*
– Zulkieflimansyah: 25,4%
– Sitti Rohmi Djalilah: 17,3%
– Suhaili FT: 10,5%
– M. Sukiman Azmy: 6,6%
– Belum Menentukan Pilihan: 40,2%. (NU-01)
