LOMBOK TENGAH Kepala Desa (Kades) Loang Maka Kecamatan Janapria Lombok Tengah (Loteng), Mukhsin ternyata berbohong melakukan pembongkaran terhadap penimbunan jalan usaha Tani di Dusun Dusun Embung Belo Direk Desa setempat. Sabtu (6/5)
Padahal sebelumnya di ruang kerjanya, Jum’at 5 Mei 2023, disaksikan langsung Babinkamtibmas Desa Loang Maka, Kepala Desa Loang Maka Mukhsin berjanji bakal membongkar Sekam Padi yang dicampur Tai Ayam, sebagai timbunan dasar jalan usaha Tani.
“Besok pagi sekitar jam jam 8 pada hari Sabtu 6 Mei, saya undang adik langsung ke lokasi untuk menyaksikan pembongkaran itu,” pintanya.
Sesuai janjinya, wartawan media ini langsung ke lokasi sekitar jam 10 siang. Namun apa yang didapatkan di lokasi, tidak ada aktifitas apapun dan malah, apa yang dijanjikan untuk melakukan pembongkaran, ternyata pemanis kata, alias bohong.
“Mohon maaf ia dik, ada acara masyarakat sehingga para pekerja tidak keluar,” ungkap kepala Desa Loang Maka Kecamatan Janapria Loteng Mukhsin, Sabtu (6/5).
Ditanya kapan kira kira Sekam Padi yang di campur tai ayam ini dibongkar, Mukhsin malah tidak menjawab dan membentak bentak. “Siapa nama masyarakat saya yang laporkan ini, baru saya akan jawab,” Katanya dengan nada tinggi.
Sementara itu dalam pemberitaan sebelumnya Kepala Desa Mukhsin mengatakan, sesuai tuntutan masyarakat, yang menginginkan agar sekam Padi yang dicampur tai ayam, sebagai timbunan Jalan usaha tani di Dusun Embung Belo Direk Desa Loang Maka, besok pagi Sabtu 6 Mei 2023, jam 8 pagi diangkat bersama seluruh pekerja,
Setelah di angkat, selanjutnya pihaknya akan menggantinya dengan tanah Oruk pilihan, sesuai yang sudah tertera dalam RAB. “Nggh besok pagi adinda bisa langsung turun, kita bersama sama menyaksikan langsung,” pintanya.
Atas teguran ini, pihaknya selaku kepala Desa Loang Maka, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, yang telah mengingatkan atas keteledoran ini dan pihaknya juga minta maaf. “Saya berharap, masyarakat juga ikut menyaksikan timbunan tersebut kita angkat,” sambungnya.
Ia menambahkan, ruas jalan yang di kerjakan sepanjang 120 meter, dan yang tertimbun dengan sekam Padi yang di campur tai ayam, tidak seluruhnya melainkan sekitar 50 meter.
Pengerjaan Jalan usaha tani ini dianggarkan melalui dana desa dengan nilai RP 77 juta dan insyallah kualitasnya juga dijamin. (nu-01)
