Ruslan Normal Tawarkan Rp 1 M Satu Desa

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Banyaknya potensi Pendapatan Daerah (PAD), Lombok Tengah (Loteng), yang tidak terurus, membuat dirinya pulang untuk meluruskan beberapa potensi kekayaan Loteng yang tidak diurus Pemerintah saat ini.

Padahal, beberapa potensi PAD tersebut diurus, maka pihaknya meyakini sumber PAD Loteng yang tidak terurus, bakal terus meningkat.

“Selama ini saya terus memantau beberapa potensi yang dimiliki Loteng, tidak diurus. Jika nanti saya bersama H. Lalu Normal Suzana terpilih, semua sumber PAD akan kami manfaatkan, dan nantinya itu kita akan aliri ke semua Desa se Loteng, dan tidak menutup kemungkinan kita akan kasih satu Desa Rp 1 M,” terang Calon Bupati Loteng H. Ruslan Turmudzi saat jumpa pers usai mendaftarkan diri bersama H. Lalu Normal Suzana, di KPU Loteng, Kamis (29/8).

Paket dengan semboyan lurus jalan ini menambahkan, tidak di urusnya beberapa aset tersebut, sama artinya dengan menyia nyiakan potensi yang ada, padahal di tahun 2025 Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), akan diserahkan ke daerah masing-masing.

Parahnya lagi, saat ini, Bapenda Loteng masih menggunakan pola lama secara manual, tidak menggunakan elektronik dalam mendata semua potensi yang ada, terutama masalah tanah, belum lagi beberapa potensi PAD yang tidak disentuh, jika paket Ruslan Normal terpilih, semua potensi tersebut akan dimanfaatkan.

“Jika kami terpilih, secara maraton kami akan lakukan perubahan, dan hasilnya akan dinikmati oleh masyarakat Loteng,” katanya.

Ditanya soal dukungan partai apakah sudah memenuhi syarat atau tidak dan kenapa rombongan pengantar, tidak seramai paslon sebelumnya ?. Politisi kawakan PDI Perjuangan ini mengatakan, soal kursi dukungan sudah terpenuhi. Masing-masing PPP 6 kursi, PDIP 1, Glora 1 dan Perindo 2 Kursi, sehingga berjumlah 10 kursi.

Sedangkan masalah rombongan kenapa tidak ramai, pilkada ini adalah adu gagasan bukan adu masa, sebab pihaknya yakin dari sekian masa yang mengantar paslon, dan itu diklaim mendukung.

Baginya itu salah besar dan sama artinya dengan membohongi rakyat, sebab yang menentukan itu nanti di final dan pihaknya yakin, dengan berbagai gagasan dan program yang akan dilakukan untuk memajukan Loteng, insyaallah, itu yang akan membuat pemilih berfikir dan bakal memilih yang terbaik. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *