LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) masa bakti 2024-2029, dengan semangat, satu persatu tugasnya dituntaskan.
Baru baru ini dewan telah menyelesaikan tugas pertama yakni pembentukan fraksi-fraksi. Dalam pembentukan fraksi-fraksi tersebut, tidak ada yang berubah, dari periode sebelumnya. Artinya jumlah fraksi tetap berjumlah Sembilan fraksi dengan tujuh fraksi utuh dan dua fraksi gabungan.
Fraksi fraksi tersebut diantaranya Fraksi Partai Gerindra, Golkar, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Keadilan Sejahtera (PKS) serta Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ditambah Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai NasDem.
Kemudian dua fraksi gabungan yakni Fraksi Ampera (Amanat Perjuangan Rakyat) yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN), PDI Perjuangan serta Partai Gelora dan Fraksi PBR (Persatuan Bintang Rakyat) gabungan dari Partai Perindo. Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hanura.
Ketua DPRD Loteng sementara Muhalif mengaku lega, dengan tugas pertama, yakni pembentukan fraksi-fraksi yang sudah dilakukan bersama anggota dewan, telah tuntas.
“Tugas pertama yaitu pembentukan fraksi-fraksi sudah rampung, dan tidak ada yang berubah,” katanya Senin (9/9).
Setelah tugas pertama rampung lanjutnya, Dewan akan merampungkan Tata Tertib (Tatib), dan itu akan jadi acuan dalam menjalankan tugas kerja selama Lima tahun ini.
Untuk menghasilkan aturan maksimal, pihaknya sudah membentuk tim perumus dan insyaallah ditargetkan tuntas 16 September 2024.
Selanjutnya, untuk orientasi anggota DPRD Loteng baru, pihaknya merencanakan pada 17 September 2024 mendatang. Orientasi itu penting dilakukan, agar para anggota dewan yang baru lebih fokus untuk melanjutkan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tanpa harus memikirkan pembahasan tatib DPRD Loteng yang baru.
Muhalif menambahkan, untuk pembentukan tatib sendiri, ada beberapa poin yang dinilai cukup krusial, seperti ketentuan pembentukan anggota Badan Anggaran (Banggar) maupun Panitia Khusus (Pansus).
“Yang jelas semua sudah kita pikirkan, bulan Oktober semua tugas awal sudah rampung, mulai dari kelengkapan, tatib hingga AKD. Karena bulan November kita sudah mulai masuk pembahasan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Loteng 2025,” jelasnya. (nu-01)
