Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Kebersamaan dan keakraban di tubuh SMKN 2 Praya Tengah Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah (Loteng), tidak putus kendati kendati sudah lulus.
Di bulan mulia ini, keluarga besar SMKN 2 Praya Tengah yang beralamatkan di Kelurahan Jontlak Kecamatan Praya Tengah Loteng, bersama alumninya menggelar santunan kepada para anak yatim.
Kegiatan santunan tersebut di lakukan di sekolah setempat, Ahad malam (23/3). Kepala SMKN 2 Praya Tengah Loteng Zainuddin mengatakan, kegiatan santunan tersebut di kemas dengan acara Buka Bersama (Bukber), bersama anak yatim dan adik adik alumni.
“Alhamdulillah kebersamaan kita di SMKN 2 Praya Tengah, tetap kita utamakan, di acara acara tertentu kami tetap menggalang kerjasama dengan adik adik alumni, termasuk di acara santunan yang kita kemas dengan acara bukber,” katanya.
Dalam santunan tersebut, pihaknya bersama adik adik alumni telah menyantuni puluhan anak yatim, di mana dalam santunan tersebut, pihak sekolah bersama alumni memberikan Kitab Suci Al Quran, bingkisan dan uang belanja.
Dikatakan, untuk menjaga kebersamaan dan berjuang bersama dalam membesarkan SMKN 2 Prateng, setiap angkatan punya buku khusus. Sehingga untuk mengkoordinir dan memudahkan interaksi dengan para alumni, tinggal membuka buku inventaris alumni. “Makanya kami tidak susah, ketika kita akan adakan kegiatan di sekolah, tinggal kita diskusikan di grup, baru kita action,” ucapnya.
Selanjutnya soal santunan dengan menyasar para anak yatim, mengingat besarnya kelebihan atau keutamaan memberikan santunan, sangat besar sehingga di bulan mulia ini, SMKN 2 Prateng bersama alumni melakukan santunan kepada anak yatim.
Adapun kelebihan melakukan santunan kepada anak yatim diantaranya, mendapatkan pahala dan berkah dari Allah SWT, mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di surga.
Amal yang tidak terputus, membantu mengurangi beban hidup anak yatim.
Memberikan harapan dan kebahagiaan bagi anak yatim. Memupuk nilai-nilai kemanusiaan dan mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama.
“Semoga apa yang kita laksanakan, tercatat sebagai amal ibadah dari Allah,” do’anya. (nu-01).
