Kejari Loteng Bersama BLK Praya, Satukan Komitmen Sukseskan Asta Cita Presiden

Lombok Tengah (ntbupdate.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng), bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Loteng, satukan komitmen dukung asta cita Presiden Republik Indonesia (RI).

Dukungan komitmen tersebut, dibuktikan dengan dilakukannya pembukaan lanjutan, pelatihan berbasis kompetensi, yang diikuti oleh ratusan peserta, di BLK Praya Loteng, Kamis (23/4).

Kepala BLK Praya Loteng Dedet Zultauzalam mengatakan, dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI, menuju Indonesia emas 2045.

Pihaknya berupaya semaksimal mungkin, melahirkan Generasi emas dengan cara peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan keahlian, sesuai dengan tuntutan pasar dan tekhnologi saat ini.

“Kami bersama kejari Loteng, telah melakukan kerja sama dalam hal peningkatan SDM, melalui beberapa pelatihan keterampilan, menuju Indonesia emas 2045,” katanya.

Berkelanjutan lanjutnya, sebelumnya BLK telah melakukan hal yang sama dan alhamdulillah alhasil dari pelatihan yang sudah dilakukan, tidak sedikit para alumni telah bekerja di sejumlah instansi pemerintah, novotel, hotel dan sejumlah BUMN dan BUMD, khususnya di Loteng.

Bukan hanya itu, para alumninya juga mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri dan untuk orang lain, sehingga paling tidak itu telah membantu pemerintah, mengurangi angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melihat keberhasilan dengan jurusan yang sama, tahun ini pihaknya kembali membuka pelatihan keterampilan dengan mempertahankan jurusan sebelumnya.

“Jika hasilnya sudah nyata, ngapain kita buka jurusan lain, makanya jurusan yang sebelumnya kembali kita buka tahun ini,” ungkapnya.

Adapun jurusan tersebut di antaranya, jurusan Tata Rias, Las, Teknik Instalasi Listrik, Menjahit, Service Sepeda Motor, SPA Therapist, Hidroponik Barista, F & B Service AC, Residensial dan Tata Boga.

“Cuman tahun ini lebih Istimewa dari sebelumnya, jika tahun lalu tanpa ada MoU dan pendampingan dari kejari Loteng, sekarang alhamdulillah semua program BLK langsung dapat pembinaan dari kejari Loteng,” jelasnya.

Selanjutnya soal usia BLK, saat ini sudah berumur tua, tapi itu tidak menghalangi semangat untuk terus melahirkan pura putri yang ahli di bidangnya. Termasuk bapak Bupati Loteng adalah alumni BLK Praya tahun 1996.

“Bupati kita adalah bukti nyata, kalau alumni BLK Praya, adalah orang-orang hebat,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Kejari Loteng Nurintan MNO Sirait, mengaku bangga atas prestasi yang telah dilakukan BLK Praya, dalam mendukung program Asta cita bapak presiden RI, melalui peningkatan SDM, sesuai bidang dan keahlian.

“Saya coba telaah apa yang disampaikan kepala BLK Praya, di samping orangnya masih muda dan enerjik, capaian juga keren,” sanjungnya.

Atas hal itu, tidak salah Kejari Loteng telah menitipkan 10 narapidana Kejari Loteng, untuk nantinya mereka diberikan skil atau keahlian, selama mengikuti pelatihan ini.

“Ada 10 narapidana yang kita titip untuk diberikan keahlian keterampilan, 10 narapidana tersebut, saat ini masih dalam proses Restorative Justice atau Keadilan Restoratif, sambil menunggu proses tersebut selesai, kita bekali dulu dengan keahlian,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya sangat yakin para instruktur atau pembimbing, yang sudah disiapkan BLK, mereka semua sudah terlatih dan profesional.

Selanjutnya pihaknya juga berpesan kepada para Instruktur untuk lebih banyak bersabar, sebab karakter yang dibimbing bermacam-macam, tapi pihaknya yakin para instruktur yang sudah disiapkan BLK, mampu memberikan yang terbaik.

Bukan hanya itu, pihaknya juga berpesan kepada seluruh peserta, untuk mengikuti seluruh aturan yang ada dan tetap semangat, terutama kepada 10 narapidana yang sudah jaksa titip.

“Mohon nanti setelah pelatihan ini selesai, tolong diusahakan agar ada tindak lanjutnya, paling tidak mereka diberikan modal atau alat sesuai jurusannya, silahkan bisa memasukkan ke BAZNAS untuk mendapatkan bantuan,” tutupnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *