Lombok Tengah (ntbupdate.com) – Setelah diamanahkan jadi Kapolres Lombok Tengah beberapa bulan lalu, AKBP Eko Yusmiarto langsung melakukan pemetaan dan kajian, guna mengambil langkah tepat dan akurat, dalam menjalankan tugasnya.
Setelah merangkum dari hasil pemetaan dan kajian terhadap kondisi Lombok Tengah tersebut, akhirnya AKBP Eko Yusmiarto, merangkumnya dalam satu jargon, yang disebut “SETIA”.
“Melaksanakan tugas harus gerak cepat, sembari melahirkan program yang tepat sasaran bagi Lombok Tengah, dan alhamdulillah setelah saya lakukan pemetaan dan kajian, terhadap kondisi masyarakat dan wilayah Lombok Tengah, dan itu saya rangkum dengan satu jargon, dengan kata “SETIA”,” Kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto S. I. K, Sabtu malam (24/4).
Dijelaskan, kata S atau lengkapnya kata SOLID dengan jabaran, Menjaga dan memperkuat soliditas internal polri dengan selalu berpegang teguh pada nilai nilai persatuan dan persaudaraan serta bersinergi dengan TNI, pemerintah, stakeholder terkait dan semua elemen masyarakat guna memelihara kamtibmas serta menjaga eksistensi dan kepercayaan publik.
Selanjutnya kata E adalah EMPATI memiliki rasa peduli terhadap sesama, peka terhadap situasi dan kondisi yang terjadi, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat sehingga mampu menjadi polisi yang melayani masyarakat yang di cintai oleh rakyat.
Kemudian kata T adalah TAAT, yaitu, patuh terhadap ajaran agama, undang-undang, peraturan, berpegang teguh pada tri brata dan catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja, serta patuh pada perintah pimpinan (satyahaprabu).
Selanjutnya kata I atau INOVATIF adalah mampu memiliki, menciptakan dan mengerjakan ide kreatif yang efektif guna mendukung dan meningkatkan pelayanan publik, serta efektif dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
Dan terakhir A yaitu AMANAH dengan jabaran, sebagai anggota Polri mampu menjalankan tugas, tanggungjawab menjaga harkamtibmas, melayani masyarakat dan menjaga kepercayaan masyarakat dengan berprilaku yang bermartabat, humanis, patuh Hukum dan profesional serta menjunjung nilai nilai kemanusiaan.
“Yang jelas melahirkan jargon “SETIA”, ini merupakan hasil kajian bersama seluruh jajaran, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat dan wilayah Lombok Tengah, menuju kamtibmas yang aman, nyaman dan tentram,” ungkapnya.
Ia menambahkan, polisi adalah manusia biasa dan banyak kekurangan, dari itu pihaknya mengajak kepada semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di masing-masing wilayah, agar kondusifitas wilayah tetap aman. (nu-01)
