Mataram (ntbupdate.com)-Merujuk pada perintah Menteri Agama Republik Indonesia, menegaskan bahwa seluruh Petugas Haji Daerah (PHD) harus memberikan pelayanan maksimal kepada Jemaah Calon Haji (JCH), termasuk kepada para petugas haji lainnya.
Atas hal itu Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, meminta kepada para JCH, untuk melaporkan jika para PHD dan para petugas haji lainnya, tidak memberikan pelayanan maksimal.
“Jika ada petugas yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik, silakan laporkan. Kami akan teruskan ke pak Menteri Agama dan pastikan ada tindakan tegas, termasuk kemungkinan dipulangkan sebelum puncak haji,” tegas Kepala Kanwil Kemenag NTB.
Mantan Kemenag Loteng ini menyampaikan Tiga pesan penting dari pak Menteri Agama. Pertama, jemaah diminta untuk menjauhi pembicaraan yang tidak bermanfaat dan lebih fokus berdoa serta beribadah, mengingat besarnya penantian mereka untuk bisa berhaji.
Kedua, penggunaan ponsel diminta untuk dibatasi selama beribadah, terutama saat tawaf. Penggunaan hanya diperbolehkan saat di hotel atau waktu yang tepat, demi menjaga kekhusyukan ibadah.
Ketiga, para jemaah diminta untuk bersabar dalam setiap tahapan ibadah haji dan menjaga nama baik daerah asal, terutama Lombok Tengah, Lombok Timur, serta bangsa Indonesia.
Sedangkan pesan pribadinya, jemaah jangan cepat cepat mau belanja ini itu, sebaiknya fokus ibadah, sebab persoalan ini sering terjadi, padahal waktu belanja nanti ada.
“Karena Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun, apalagi kita dari Nusa Tenggara Barat, jadi mari kita kedepan kan Kesopanan dan silahkan fokus ibadah, jangan berfikir apa oleh oleh yang akan dibawa pulang, sebab belanja ada waktunya nanti. (nu-01)
