Dari Perpisahan MAN 1 Praya, Dua Orang Guru Buat Siswa Menangis

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Setiap tahun MAN 1 Lombok Tengah (Loteng) yang beralamatkan di Kelurahan Jontlak Kecamatan Praya Tengah Loteng, menggelar perpisahan dan pelepasan, termasuk tahun ini  ada 352 orang yang di lepas.

Pada perpisahan dan pelepasan tahun ini ada yang beda, di mana Dua orang guru atas nama Muslimah Zakiah  Mardoti dan  Murni Lestari, membuat para siswa dan wali siswa menangis, dengan lantunan puisi.

Adapun isi puisi yang dibacakan Dua Guru senior MAN I Loteng berjudul “KENANGAN KISAH KASIH DI MANSALTA”

Duhai anak anakku tercinta, anak anak didik ku yang mulia, kalian adalah titipan dari ayah dan bunda kepada saya.

Kalian adalah titipan masa depan negeri ini, MANSALTA mengemban amanah itu.

Anak anakku. Hari ini, hari yang bersejarah salam hidup kita. Hari ini tangis dan tawa terurai dalam hati.
Tertampak pada wajah wajahnya berseri.
Amanah itu telah tertunai kan. Dan hari ini kami melepaskanmu

Anak anakku. Ketika mengingat Tiga tahun kebersamaan di MANSALTA tercinta ini.

Pertama kali kalian datang dengan wajah malu malu, namun tetap optimis ketika memasuki MANSALTA, kalian mulai berkenalan bereaksi dengan segala kegiatan, lelah, letih bahkan bosan.

Namun tetap semangat, bahagia dan bangga menjadi siswa siswi MANSALTA.  Masih ingat pertemuan pertama kita ?.

Kita pernah tertawa bahkan menangis bersama di Masjid sana. Masjid Al Badar jadi saksi bahwa kalian akan berproses sampai sukses. Diluar gerbang sana, ayah bunda menanti dengan cucuran keringat teriring senyum penuh harap, ananda membawa bekal ilmu menjadi alumni terbaik.

Anak anakku. Ketika mengingat tiga tahun belajar bersama. Masih ingat kenakalan kecilmu  ?.

Eeh ada yang tertidur, ada yang bersanda gurah ada yang tidak nongol berhari-hari, ada yang lompat tembok karena takut telat dan pingin pulang cepat….. ADDDUUUH..

Tapi segala tingkah laku kalian, menjadi tantangan buat kami para guru gurumu, kami menasehati dan cerewet bukan karena tak sayang, kamu marah bahkan sampai memberi hukuman bukan karena benci.

Semua itu dilakukan, demi kebaikan dan bekal di masa depan, agar tiada penyesalan dan air mata, maafkan kamj anak anakku, jika telah membuat luka hatimu.

Anak anakku. Waktu tiga tahun kebersamaan kita, kini telah usai. Kita harus berpisah, terbanglah tinggi menuju masa dan cita cita.

Raihlah segala mimpi dan harapan. Persembahkan kesuksesanmu untuk ayah dan bunda tercinta. kita wujudkan ketakwaan kita kepada sang pencipta, Persembahan lah untuk Agama Bangsa dan Negara, sebagai bukti pernah terdidik memiliki jiwa patriot.

Anak anakku. Kini kebersamaan kita akan menjadi sebuah kenangan, kenangan sejarah kisah kasih kita di MANSALTA tercinta.

Kenangan yang telah tercipta bersama takkan pudar selamanya. Do’a kami menyertai.. Semoga kesuksesan kalian raih.. Selamat berpisah anak anakku.

Pantauan ntbupdate.com, isak tangis siswa kelas XII, tidak bisa mereka bendung, terlihat tidak sedikit dari mereka merunduk sambil mengusap air matanya. Ada yang pakai tisu, sapu tangan ada juga yang memakai busananya.

Sementara itu Kepala MAN 1 Loteng H. Mardiono S. Ag MPd mengatakan, setiap tahun jumlah kelulusan di MAN 1 Loteng terus bertambah, dan tahun ini jumlah siswa yang di tamatkan sebanyak 352 orang.

Selanjutnya pihaknya berpesan, jaga nama baik almamater, jadilah penerang di tengah masyarakat.

Jangan puas dengan ijazah aliyah, silahkan anak anakku lanjutkan pendidikan ke tempat yang lebih tinggi. Amalkan ilmu yang pernah didapatkan, mari buktikan lulusan madrasah lebih baik dari yang lain.

“Ilmu agama dan umum, anak anakku sudah dipelajarinya, silahkan dikembangkan di tengah masyarakat, jadilah duta perubahan di tempat masing-masing, jangan lupa lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pintanya.

Terakhir, guru juga manusia biasa, jika di antara anak anakku pernah merasa kesal sama gurunya, mohon dimaafkan, apa yang telah dilakukan para gurunya, tiada lain dan tiada bukan tujuannya baik, demi masa depan anak anakku lebih baik. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *