Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Masing-masing madrasah punya cara tersendiri dalam mengisi kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang dilaksanakan mulai tanggal 14-16 Juli 2025.
Di MIN 4 Lombok Tengah (Loteng), yang beralamatkan di Dusun Burika Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Loteng misalnya, di madrasah binaan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, saat Matsama Tahun Pelajaran (Tapel) 2025/2026, memperkenalkan program Madrasah Bersholawat.
Selain pengenalan Program madrasah Bersholawat, tujuan dari Matsama ini diantaranya pengenalan Lingkungan fisik madrasah, Gedung, ruang kelas, fasilitas madrasah. Perkenalan tata tertib dan aturan madrasah, selanjutnya aturan belajar, pakaian, dan perilaku.
Selain itu, siswa-siswi baru juga diberikan pengenalan tentang program dan kegiatan madrasah, mulai dari Kurikulum, ekskul, kegiatan keagamaan dan yang lainnya.
Termasuk juga pengenalan tentang struktur organisasi madrasah, mulai dari pengenalan kepada Gurunya. Termasuk juga tentang nilai-nilai dan budaya madrasah, Tradisi, karakter, dan cara belajar di madrasah.
“Semua yang kita program kan selama pelaksanaan Matsama, itu salah satu bagian dari pengenalan lingkungan Madrasah dan pembiasaan kepada anak peserta didik baru kita,” kata Kepala MIN 4 Loteng, Rohatul Aini, Selasa (15/7).
Dijelaskan, kenapa pihaknya memasukkan madrasah bersholawat, itu merupakan salah satu program untuk membiasakan anak anak lebih giat bersholawat, guna membangun kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat karakter spiritual dan religius sejak hari pertama.
“Mungkin anak anak kita ada yang belum bisa baca sholawat atau belum terbiasa, di acara Matsama ini, mereka jadi hafal dan terbiasa,” paparnya.
Dikatakan, di Tapel 2025/2026 ini, jumlah siswa-siswi kelas 1 sebanyak 72 orang, dengan tampungan 4 Rombongan Belajar (Rombel).
Sedangkan untuk keseluruhan MIN 4 Loteng memiliki 17 rombel, dengan jumlah siswa yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan pembinaan karakter di Madrasah semakin baik.
” Kepercayaan ini kami akan terus jaga, tentunya dengan cara melahirkan peserta didik yang unggul, dalam melahirkan generasi untuk agama dan bangsa,” tutupnya. (nu-01).
