Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Praktek (KKP) UIN Mataram, yang ditempatkan di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng).
Terus melahirkan program unggulan, yang menjurus kepada pembinaan dalam mengembangkan potensi lokal di desa, termasuk dalam bidang ekonomi kreatif dan UMKM berdasarkan informasi dari workshop KKP UIN Mataram.
Ketua KKP UIN Mataram untuk Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng Wirahadikusuma mengatakan, mengingat waktu KKP sangat singkat, yaitu 45 hari, terhitung dari tanggal bulan Juli dan berakhir tanggal 22 Agustus 2025.
Pihaknya bersama 12 anggota kelompok KKP, berupaya semaksimal mungkin, memanfaatkan waktu tersebut, dengan cara membuat beberapa gebrakan.
Di antaranya, memberikan bimbingan kepada para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang ada di wilayah KKP.
“Kampus memberikan waktu KKP hanya 45 hari, waktu yang singkat, ini tentu kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, dengan mengutamakan beberapa program yang menyentuh langsung dengan masyarakat, termasuk memberikan pembinaan UMKM yang ada di Desa Sukaraja. Tentunya itu sesuai pedoman yang sudah di orbitkan di kampus,” katanya, Ahad (27/7).
UMKM sendiri lanjut mahasiswa ini, di Desa Sukaraja sudah ada kelompok wanita yang aktif dalam UMKM, yang memproduksi usaha kacang tanah, Kerepek pisang dan beberapa makanan ringan lainnya.
“Insayallah sesuai kemampuan, kita akan bantu biar ada hasilnya selama KKP,” ujarnya.
Selain UMKM, pihaknya juga sudah melakukan sosialiasi tentang bahayanya pernikahan di Musholla di Dusun Rajek Desa setempat. Bukan hanya itu, saat ini pihaknya sedang mendorong agar masyarakat lebih memahami tentang digital, mengingat di era saat ini serba digital, sehingga pemahaman tentang digital harus di kuasai masyarakat, biar tidak tertinggal.
“Selama 45 hari ini, kita akan adakan Bimbingan Belajar (Bimbel) dengan menyasar para pemuda Desa, dengan fokus pada tekhnologi, dengan harapan ilmu yang kita berikan bisa diimplementasikan, khususnya kepada keluarganya sendiri,” ungkapnya. “Semoga apa yang sudah, sedang dan akan kita lakukan, memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat Desa Sukaraja,” sambungnya.
Sementara itu Rektor UIN Mataram Prof H. Masnun Tahir mengatakan, KKP ini menjadi katalisator bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pengembangan desa dan memperkuat peran mahasiswa di tengah masyarakat, dengan semangat pengabdian yang berdampak, berdaya saing.
KKP ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta mendorong mahasiswa untuk berpikir inovatif dan solutif.
Selain itu, KKP bertujuan untuk membantu mahasiswa mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal di desa, termasuk dalam bidang ekonomi kreatif dan UMKM.
Termasuk mendorong mahasiswa untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan masyarakat, baik dalam bidang sosial, budaya, maupun ekonomi.
Peningkatan kualitas bimbingan.
Dikatakan, secara umum KKP juga berupaya meningkatkan kualitas bimbingan yang diberikan oleh dosen pembimbing lapangan, agar mahasiswa dapat lebih optimal dalam menjalankan KKP.
Sedangkan penerapan nilai-nilai keislaman selama KKP, ia berharap dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat dan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan.
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia mahasiswa melalui pengalaman praktik secara langsung di lapangan.
KKP UIN Mataram 2025 tidak hanya sekadar kegiatan magang atau observasi, tetapi juga merupakan wahana bagi mahasiswa untuk belajar, berkontribusi, dan memberikan makna bagi masyarakat. (nu-01)
