Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Tepat Hari ini, Rabu 14 Agustus 2025, usia MTsN 4 Lombok Tengah (Loteng), yang beralamatkan di Dusun Burika Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Loteng, genap berusia 28 tahun.

Sebagai bentuk kesyukurannya di usia ke 28 tahun, Keluarga besar MTsN 4 Loteng, menggelar zikir dan doa, yang sebelumnya di awali dengan bacaan Surah yasin.
Selain itu, pagi ini di adakan pawai alegoris yang melibatkan 600 orang peserta dan pihak panitia telah menyiapkan ratusan Door prize untuk segera di angkut pulang.
Kepala MTsN 4 Loteng H. Zulhadi M. Pd. I menjelaskan, 600 peserta pawai alegoris tersebut, melibatkan para Dewan guru, Tata Usaha (Tu), Para Alumni lintas angkatan, Siswa, Pramuka, Karate dan Organisasi Siswa Intra Madrasah (Osim), MTsN 4 Loteng.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Loteng, di mana bentuk kerjasama tersebut berupa pawai alegoris dengan menerjunkan semua perangkat Desa, hingga Kepala Dusun (Kadus), se Desa Kelebuh.
Selanjutnya Para Kader SE Desa Kelebuh, KKP UIN Mataram dan Gendang blek.

“Tadi pas saya coba hitung, peserta yang hadir malah di luar dugaan, yang sebelumnya kita targetkan 600 peserta malah lebih,” Kata Kepala MTsN 4 Loteng, H. Zulhadi M. Pd. I, Rabu (13/8).
Selanjutnya rute pawai alegoris ini, star di halaman madrasah menuju jalur SDN 1 Sanggeng Dusun Pengembok, selanjutnya balik lagi ke madrasah, untuk selanjutnya menyerahkan kupon.
“Ratusan hadiah menanti untuk dipinang, yang bernasib mujur, boleh bawa pulang,” cetusnya.
Mantan kamad MIN 4 Loteng ini menambahkan, atas bertambahnya usia madrasah dengan harapan akan keberkahan dan kemajuan di masa depan. “Semoga semakin jaya dan menjadi mercusuar ilmu bagi generasi penerus kita,” Ungkapnya

Dikatakan, perayaan milad madrasah menjadi momen penting untuk mengingat kembali sejarah dan perjalanan madrasah, serta mengevaluasi pencapaian dan tantangan yang dihadapi. Kegiatan milad juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar seluruh warga madrasah, termasuk siswa, guru, staf, alumni, dan komite madrasah, termasuk masyarakat sekitar dan Pemdes setempat.
“Di usia ke 28 ini, kami dari panitia mengambil tema “Bersatu berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju”, sesuai tema HUT RI ke 80 dan secara kebetulan bulanan bersamaan,”. (nu-01)
