Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Maulana Galih Faqih Kelas 12 F A 1, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Tengah (Loteng), yang beralamatkan di Jalan Pejanggik Nomor. 05, TAMPAR AMPAR, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah Loteng.
Sukses meraih Juara 1 kategori 4 dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-8 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (FMGMP) Bahasa Arab se-Indonesia dan diikuti oleh puluhan madrasah dari berbagai daerah di NTB.
Olimpiade ini menjadi ajang bergengsi yang bertujuan mengasah kemampuan siswa dalam penguasaan bahasa Arab, baik tata bahasa, kosa kata, maupun pemahaman teks, sekaligus memperkuat peran bahasa Arab di dunia pendidikan Islam.
Persaingan antar peserta berlangsung ketat, pasalnya masing-masing madrasah mengirimkan siswa terbaiknya. Namun, siswa MAN 1 Loteng, tampil lebih gemilang dan berhasil memukau dewan juri hingga akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama.
Dengan capaian ini, tentunya MAN 1 Loteng, konsisten melahirkan siswa berprestasi dibidang akademik. Prestasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi siswa yang lain, terkhusus bagi Maulana Galih Faqih, untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional pada tahun mendatang.
“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras siswa, dukungan madrasah, dan semangat belajar yang tinggi. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk semakin mencintai bahasa Arab,” ungkap kepala MAN 1 Loteng H. Masdiono S. Ag MPd, Senin (25/8).
OBA adalah, sebuah kompetisi tahunan untuk pelajar yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia.
Dengan tujuan untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan berbahasa Arab di kalangan pelajar Indonesia, serta meningkatkan apresiasi terhadap bahasa dan budaya Arab.
Dikatakan bicara prestasi, alhamdulillah MAN 1 Loteng bisa dikatakan langganan prestasi, artinya setiap tahun di event event tertentu, selalu pulang dengan hasil membanggakan.
Atas beberapa capaian prestasi tersebut, tentunya itu telah berdampak besar terhadap nama baik lembaga pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag) Loteng.
Sebab dengan prestasi ini, telah melahirkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, sehingga setiap tahunnya pengidola masuk ke MAN 1 Loteng, sebagai pilihan menuntut ilmu, terus meningkat.
“Saat penerimaan siswa baru kemarin, jumlah peserta yang daftar tembus di angka 1156, jumlah ini setiap tahunnya terus bertambah, ini jadi bukti kalau madrasah tetap jadi idolanya para penuntut ilmu,” Ungkapnya.
Atas prestasi ini, tentunya ini jadi semangat baru bagi guru pembina dan guru yang lain, untuk terus memberikan bimbingan lebih baik dalam melahirkan calon generasi bangsa dan agama, yang kaya dengan ilmu umum dan agama. (nu-01).
