Kesehatan Jadi Pondasi Utama Membangun Keluarga Maslahat

Mataram (ntbupdate.com)- Tubuh yang sehat, terdapat pikiran yang sehat, dari itu mari utamakan kesehatan menjadi pondasi utama membangun keluarga maslahat.

Demikian dikatakan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H Zamroni Aziz saat memberikan arahan pada kegiatan Rapat Koordinasi Program Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) tingkat Kanwil Kemenag Provinsi NTB, di salah satu hotel di Kota Mataram kemarin.

Orang nomor satu di tubuh Kemenag NTB ini, didampingi Kepala Bidang Bimas Islam H. Azharuddin, Ketua Panitia H. Zakiudin Usman, Kepala KUA, Pengurus APRI NTB, Pengurus APRI kabupaten/Kota sebanyak 40 orang.

Ketua Tim Seksi Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah H. Zakiudin Usman selaku ketua panitia dalam laporannya mengungkapkan, Keluarga Maslahat merupakan Kebutuhan didalam meningkatkan kualitas hidup manusia.

Dari itu, rakor ini jadi wujud nyata Kemenag dalam mewujudkan keluarga yang Maslahat yang membawa dampak baik bagi keluarga, lingkungan sekitar bahkan bagi bangsa dan negara.

Adapun Tujuan pelaksanaan Rakor adalah menyusun langkah – langkah strategis dalam mewujudkan keluarga yang Maslahat. Melakukan koordinasi dan konsultasi dalam mengawal gerakan keluarga Maslahat.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz dalam arahannya mengatakan, pemerintah melalui Kemenag, dalam membangun keluarga Maslahat mulai dari Pelaksanaan program Bimbingan Calon Pengantin (CATIN), Bimbingan Remaja dan melalui bimbingan Gerakan Keluarga Maslahat (GKM).

Dikatakan, pondasi untuk dalam membangun keluarga Maslahat adalah kesehatan. “Yang pertama kali dipikirkan adalah kesehatan, mulai dari keluarga kesehatan itu harus dijaga baik kesehatan jasmani maupun rohani,”ungkapnya.

Dengan kesehatan lanjut mantan penyuluh Agama ini, sebagai pondasi utama maka kesejahteraan keluarga akan tercapai. Kesehatan sebagai salah satu cermin utama.

Selanjutnya Kesehatan rohani, tentunya jadi Pondasi keagamaan dalam lingkungan keluarga, bagaimana pondasi keagamaan sudah terbangun dengan baik dan para peserta rakor diharapkan bisa menyampaikan kepada orang lain, kepada masyarakat.

Melalui para penghulu pihaknya berharap, para penghulu selain menjalankan tupoksi utamanya tapi juga melaksanakan tugas sosial, bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keluarga Maslahat.

“Jangan berhenti jalin komunikasi dengan baik, baik dengan para kepala desa, kepala dusun dan masyarakat sekitar, sebagai mitranya didalam menyampaikan keluarga Maslahat,” pintanya.

Selanjutnya untuk mencapai keluarga Maslahat adalah adanya ketahanan keluarga. ekonomi bagus, sehat dan agama bagus maka ketahanan keluarga akan kuat dan keluarga Maslahat akan tercapai.

“Kami berharap kepada seluruh peserta, seluruh kepala KUA sebagai perpanjangan tangan Kemenag didalam mencapai keluarga yang Maslahat, sebagai penerang di tengah – tengah masyarakat di wilayah kerja masing masing. Menyampaikan keluarga Maslahat kepada masyarakat sesuai dengan harapan kementrian agama dan ikuti materi dengan baik kegiatan ini,” Tutup H. Zamroni Aziz. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *