Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Setelah Dua Bulan lamanya melaksanakan Kuliah Kerja Parsipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, tahun 2026 di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng).

Jumat (21/8), bertempat di aula Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng, melakukan acara perpisahan dan penarikan, sekaligus jadi simbol pengabdian mereka di Desa Sukaraja Selesai.
Ketua KKP UIN Mataram Bashaf Abi Pramana mengatakan, dimana ada pertemuan di situ pasti ada perspisahan. Peribahasa ini layak ia sampaikan, mengingat dua bulan lalu, pihaknya bersama rekan rekan KKP UIN Mataram datang melaksanakan pengabdian dan hari ini pengabdiannya sudah selesai.
Selama melaksanakan pengabdian, tidak sedikit pelajaran yang didapatkan, mengingat selama melaksanakan pengabdian, masyarakat Sukaraja sangat ramah, baik dan santun, sehingga pihaknya menginginkan jadi keluarga baru di Desa Sukaraja.
Selama melaksanakan pengabdian, pihaknya atas nama teman teman kKP, memintakan maaf. Sebab selama melaksanakan pengabdian, mungkin ada tingkah laku dan perkataan dari teman teman KKP, mulai kesempatan ini pihaknya permohonan maaf.
“Tak ada manusia yang sempurna, dari itu mewakili teman teman yang lain, saya mohonkan maaf,” katanya.
Selanjutnya setelah KKP selesai, pihaknya bersama rekan rekan akan kembali ke bangku kuliah, dari itu pihaknya meminta doa agar selama melaksanakan pendidikan, diberikan kemudahan dan mudah mudahan kami semua jadi orang sukses, yang berbakti pada agama nusa dan bangsa.
“Semua pengalaman dan ilmu yang kami dapatkan selama KKP, ini tentunya ilmu yang sangat berharga dan pengalaman yang tak bisa kami lupakan, semoga kita semua sehat dan sukses,” ungkapnya.
Dikatakan, selama Dua bulan melaksanakan KKP, ada beberapa program yang sudah dilakukan, diantaranya ada program harian, mingguan dan Unggulan.
Harian seperti mengajar di sejumlah Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan madrasah dan sekolah, untuk program mingguan seperti gotong royong dan yang lainnya.
Sedangkan untuk program unggulan ada program pembuatan plang di perbatasan Desa, membantu umkm bumdes desa dalam bentuk promosi lewat website, pencegahan bullying, nikah dini dan terakhir melaksanakan beberapa lomba dalam rangka memeriahkan 17 Agustus
Kepala Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng Purnama mengatakan, atas nama pemdes Sukaraja, pihaknya sampaikan minta maaf, mungkin selama melaksanakan pengabdian ada tingkah laku dan ucapan, yang telah dilakukan oleh masyarakat Desa Sukaraja, mohon dimaafkan.
“Kalau adik adik semua insyaallah tidak pernah salah, dan andainya ada tapi kami sudah memaafkan,” katanya.
Selanjutnya atas nama pribadi pihaknya juga minta maaf, mungkin pernah ada tingkah laku dan perkataan, pihaknya minta maaf. “Sejatinya, tak ada manusia yang sempurna, dari itu saya mohon maaf,” pintanya.
Dikatakan, selama pengabdian dan berbaur dengan masyarakat, tentu masyarakat Desa Sukaraja punya karakter berbeda-beda, dari itu mungkin ada yang sempat tersinggung mohon di maafkan.
Karena adik adik KKP ini ada yang mengambil jurusan pendidikan, pihaknya berpesan jadilah pendidik dari diri baru ke orang lain, karena itu akan jadi cerminan seorang pendidik yang patut ditiru.
“Mari kita mulaikan dari diri, setiap apa yang kita katakan kita implementasi dalam kehidupan sehari-hari, dengan sendirinya orang akan menghargai kita,” pesanya.
Selanjutnya jika ada kesan yang kurang baik, mohon jangan di bawa keluar, adik adik pulang dengan kenangan manisnya, yang pahit tinggalkan.
Bukan hanya itu, yang namanya pergaulan dan hidup sosial, mungkin suatu saat nanti di luar sana, secara tidak sengaja bertemu, mohon untuk di sapa, agar hubungan silaturahmi tetap terjaga. (NU-01).
