Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), telah memberikan penghargaan kepada para inovator melalui puncak penganugerahan Liga Sinova 2026 yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Kamis (17/9).
Ajang tersebut menjadi wadah apresiasi terhadap berbagai gagasan kreatif dan inovatif yang lahir dari masyarakat, dunia pendidikan, sektor kesehatan, hingga perangkat daerah untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Hadir Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., Sekretaris Daerah Loteng H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Baperida Loteng Taufikurrahman Pua Note, S.Pt., M.Sc., M.Eng., para dewan juri, inovator, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Baperida Loteng Taufikurrahman Pua Note, S.Pt., M.Sc., M.Eng. menyampaikan bahwa Liga Sinova menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan penghargaan kepada para inovator, tetapi juga membangun basis data inovasi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong efisiensi birokrasi melalui penyederhanaan proses layanan, serta membuka peluang pengembangan dan replikasi inovasi yang telah dihasilkan.
“Liga Sinova menjadi ruang untuk mengidentifikasi, menghimpun, dan mengembangkan berbagai inovasi yang lahir dari seluruh lapisan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya.
Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP. dalam sambutannya menegaskan, inovasi harus terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Menurut Bupati, pemerintah harus terus mencari cara baru dan solusi kreatif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Inovasi di Loteng sudah sangat banyak, tercatat sekitar 91 inovasi yang telah lahir. Jangan pernah berhenti berikhtiar dan berinovasi demi Loteng yang lebih baik,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi untuk generasi mendatang. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan dengan lingkungan yang mendukung kreativitas dan perubahan positif.
“Anak-anak inilah yang akan melanjutkan tongkat estafet inovasi di masa mendatang. Apa yang kita lakukan hari ini harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang semakin baik,” katanya.
Liga Sinova 2026 diikuti sekitar 90 inovator dari berbagai bidang. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 42 inovasi terbaik berhasil masuk tahap akhir hingga ditetapkan tiga pemenang terbaik pada setiap kategori.
Berikut daftar pemenang Liga Sinova 2026:
Kategori Pendidikan
Juara 1: Etrin Junitha Pradipta
Inovasi IDOLA (Digital Offline-Online untuk Lingkungan Adaptif) — SMPN Satu Atap Emboan
Juara 2: Sumidah
Program Cerdas Cegah Pernikahan Dini dan ODOP — SMPN Baturintang
Juara 3: Husni Jayadi
Gerakan Literasi GELIGA — SD Negeri Tanak Rarang
Kategori Kesehatan
Juara 1: Hendra Eka Putra
Sistem Informasi Rawat Inap SIRANAP — Puskesmas Bagu
Juara 2: Ariani Siswanti
Digitalisasi Laboratorium DILAHAB MASSAL — UPTD BLUD Puskesmas Aikmual
Juara 3: Hartono
Program Deteksi Penyakit Tidak Menular — UPTD BLUD Puskesmas Batu Jangkih.
Kategori Perangkat Daerah
Juara 1: Lalu Nandha Septian A
Inovasi Bappenda Bekarye — Badan Pendapatan Daerah
Juara 2: Andriani Anjasuma Putri, dkk.
Inovasi Padi BLK
Juara 3: Iswandi Khairy Ramen
Program NUBITA (Menulis Berita) — Dinas Komunikasi dan Informatika
Kategori Masyarakat
Juara 1: Repi Rendra
Sistem Pembelajaran Seni Pertunjukan Berbasis Kearifan Lokal — Dewan Kebudayaan Daerah Lombok Tengah
Juara 2: Indra Wardhani
Pewarna Alam Rotan LIVING WARNA — Pilar Ekspresi Indonesia
Juara 3: Muhammad Hidayatullah
Gerakan Literasi Healing Literacy — Rumah Baca Bale Ceria Lanji
Penghargaan Khusus
Video Terbaik: Robi’l Pahlawan H.R.
Inovator Ter-Konsisten: Lalu Jazuli — Puskesmas Bagu
Liga Sinova 2026 menjadi bukti bahwa semangat inovasi tumbuh dari berbagai kalangan. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap berbagai inovasi yang lahir dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan serta kesejahteraan masyarakat. (NU-01)
