Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Sebanyak 8 Pengawas Madrasah melakukan pemeriksaan dan penelaahan terhadap kelengkapan serta kualitas perangkat pembelajaran yang telah disusun oleh para guru MIN 4 Lombok Tengah (Loteng).
Hal tersebut di kemas dalam program Supervisi administrasi dan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka bagi seluruh guru, guna meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di madrasah setempat kemarin.
Supervisi ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan arah dan tuntutan Kurikulum Merdeka. Salah satu fokus utama dalam supervisi adalah Modul Ajar yang memuat nilai-nilai KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) serta pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam).
Kepala MIN 4 Loteng Rohatul Aini mengatakan, program ini bertujuan dalam rangka meningkatkan perencanaan pelaksanaan pendidikan satu tahun ke depan.
Dalam supervisi ini, melibatkan seluruh peserta didik dan dilaksanakan secara menyeluruh terhadap perangkat pembelajaran. Para Pengawas Madrasah memberikan telaah, catatan serta masukan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan administrasi pembelajaran.
Diakuinya, perangkat pembelajaran yang dimiliki para guru sudah baik, namun masih terdapat beberapa bagian yang perlu dimantapkan agar lebih sesuai dengan ketentuan dan tuntutan pembelajaran saat ini.
Setelah kegiatan supervisi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi hasil supervisi yang disampaikan oleh para Pengawas Madrasah. Dalam refleksi tersebut, pengawas memberikan apresiasi terhadap kesiapan dan kelengkapan perangkat pembelajaran para guru sekaligus menyampaikan beberapa arahan untuk penyempurnaan.
Salah satu arahan utama adalah agar para guru lebih memantapkan Modul Ajar, khususnya dalam mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pendekatan deep learning secara nyata dalam proses pembelajaran. Modul ajar diharapkan tidak hanya lengkap secara administrasi tetapi juga benar-benar menjadi pedoman pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi Murid.
Selain itu, para guru juga mendapatkan arahan terkait pengisian analisis pekan agar administrasi pembelajaran semakin tertib, terencana dan dapat mendukung keterlaksanaan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan.
Refleksi hasil supervisi tersebut menjadi momentum bagi seluruh guru untuk melakukan evaluasi diri dan perbaikan secara berkelanjutan. Supervisi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pemeriksaan administrasi, tetapi juga sebagai proses pembinaan, pendampingan dan penguatan profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah.
Dengan adanya supervisi yang dilanjutkan dengan refleksi dan arahan dari Pengawas Madrasah, diharapkan seluruh guru semakin siap dalam menyempurnakan perangkat pembelajaran, khususnya Modul Ajar yang mengintegrasikan KBC dan deep learning.
Kegiatan supervisi dan refleksi berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Madrasah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan sehingga perangkat pembelajaran semakin baik dan pelaksanaan pembelajaran mampu menghadirkan pendidikan yang bermakna, mendalam, berkarakter serta berlandaskan nilai-nilai cinta bagi seluruh Murid. (NU-01)
