Lombok Tengah (ntbupdate.com)-
Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Nahdlatul Whathan (NW) Lombok Tengah (Loteng), tak kenal lelah terus bergeliria turun melakukan pembinaan pemuda NW di tingkat Pimpinan Cabang (Pimcab) di masing-masing Kecamatan.
Kegiatan tersebut dirangkum dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) II Pimcab, seperti Muscab II Pimcab Kecamatan Praya Tengah Loteng. Setelah sebelumnya, kegiatan yang sama juga telah dilakukan di Kecamatan Jonggat, Batukliang Utara, Batukliang, Praya Timur, Pujut, Janapria dan sekarang di Pimcam Praya Tengah Loteng.
Pimpinan PD Pemuda NW Loteng H. Lalu Ramdan QH. S. Ag mengatakan, sebelum melakukan pelantikan pimcab Pemuda NW Loteng yang baru secara serentak, di tingkat Kabupaten Loteng.
Pihaknya selaku Pimpinan PD Pemuda NW Loteng, secara bergiliran datang menghadiri acara Muscab II, yang di prakarsai oleh Pimcab Pemuda NW masing-masing Kecamatan, dengan tujuan guna memberikan semangat, menertibkan kepengurusan struktur dan yang lainnya.
“Di Kecamatan Praya Tengah ini, sudah di titik ke 7. Setelah sebelumnya kami juga menghadiri muscab II Pimcab Pemuda NW di masing-masing Kecamatan. Ini kita lakukan guna melakukan penertiban sebelum kita lakukan pelantikan secara massal,” katanya, Ahad (21/12).
Dikatakan, pergantian pimpinan ini suatu hal yang lumrah terjadi dan di semua organiasi ataupun pemerintahan, masa periode sebagai pimpinan ada batasnya.
Termasuk dalam kepengurusan kepemudaan NW, di mana dalam kepengurusan pemuda NW, dilakukan pergantian sekali Tiga tahun.
“Re generasi itu perlu dan itu sudah lumrah, setiap jabatan ada akhirnya, termasuk dalam kepengurusan kepemudaan NW, kedatangan saya selaku PD pemuda NW Loteng guna memberikan motivasi dan ini juga bagian dari tanggung jawab saya dalam menjalankan amanah, untuk membuat perubahan besar di tatanan kepemudaan NW,” ungkapnya.
Selanjutnya, pihaknya ucapkan banyak terimakasih kepada pengurus lama, yang telah eksis berjuang dalam melaksanakan tugasnya, sebagai ketua PC Pemuda NW di Kecamatan Praya Tengah Loteng.
Selanjutnya kepada pengurus baru yang terpilih nantinya, harus lebih baik dari sebelumnya. Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab keberadaan pemuda adalah emasnya NW dalam memajukan organisasi
Selain itu, mari bersama sama kita buat perubahan dan sejarah dalam diri sendiri, artinya ketika di percaya sebagai pimpinan, mari amanah tersebut dijalankan dengan baik, tentunya dengan cara membuat perubahan lebih baik dari sebelumnya.
Makanya, di setiap pertemuan muscab II, selalu ia ingatkan, jika berniat hanya sekedar ingin tenar atau meramaikan, sebaiknya mundur sebelum mencalonkan diri, sebab pihaknya yakin kader kader Pemuda NW masih banyak yang siap berjuang.
“Ini yang saya maksudkan kita buat sejarah dalam diri sendiri, jika diberikan amanah sebagai pimpinan di bidang apapun, kita harus mampu membuktikan diri ter is the best, dan membuat perubahan dan kemajuan lebih baik dari sebelumnya, agar itu jadi sejarah hidup kita, setelah kita tidak lagi jadi pimpinan, jika adik adik hanya niatnya numpang tenar, sebaiknya mundur sebab saya butuh orang orang yang siap berjuang, untuk guru kita, organisasi kita, daerah kita dan bangsa kita,” paparnya panjang.
Ditambahkan, kenapa pihaknya bilang pemuda Emasnya NW, sebab pemuda itu memiliki tenaga dan pemikiran lebih energik, memiliki mental kuat dan punya masa depan gemilang.
Dari itu pemuda NW adalah tulang punggung nw, cuman selama ini belum mampu ditunjukkan, apakah karena Sumber Daya Manusia (SDM) belum maksimal atau kepercayaan diri.
“Yang terpilih di Muscab II ini, harus pilihan dan punya komitmen berjuang untuk organisasi, daerah dan bangsa,” pintanya.
Bukan hanya itu, Pemuda NW juga harus mampu menunjukkan bahwa pemuda nw siap berkolaborasi dengan pemerintah, dalam mengambil andil seperti organisasi pemuda lain.
“Lewat proses eksistensi di kepemudaan ini, insyallah kita akan jadi aset tangguh, dan mari kita buat perubahan apapun, itu lahir dari pemuda NW,” serunya.
Politisi Gerindra ini menambahkan, menjadi pengurus di kepemudaan NW ini, bukan tempat mencari material, namun tempat pengabdian kepada guru, organisasi, daerah, agama dan negara.
“Adik adik yang terpilih nanti, jika serius menjalaninya, saya yakin ini adalah langkah strategis membuka ruang baru, untuk lebih besar, dan saya jadi saksi pernah seperti adik adik dan alhamdulillah sekarang saya nikmati hasilnya,” ungkapnya.
Sebab organisasi kepemudaan NW ini, bagian dari jaringan, dari itu mari ambil moment ini sebab tidak akan datang dua kali.
Muscab II Pimcab Pemuda NW Praya Tengah Loteng mengambil tema “Satu Musyawarah, Satu Kepemimpinan, Satu Perjuangan Pemuda NW”. (Nu-01).
