Lombok Tengah (ntbupdate.com)-
Menyambut dan memeriahkan Tahun Baru 2027, Sasaka Nusantara Lombok Tengah (Loteng), akan menggelar hajatan olahraga asah otak tingkat provinsi, berupa lomba Catur untuk umum.
Kegiatan ini mengusung tema “Semangat Nusantara, Cerdas dan Sportif” dengan tagline “Satu Papan, Sejuta Strategi, Jiwa Nusantara” ini dijadwalkan berlangsung pada Hari Selasa, 15 Desember 2026, pukul 14.00 WITA sampai dengan selesai, bertempat di Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Loteng.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum Sasaka Nusantara Lalu Ibnu Hajar menjelaskan, event ini dirancang sebagai ruang silaturahmi akbar para pecinta catur dari seluruh penjuru NTB.
Tidak hanya sekadar kompetisi, ajang ini juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan melahirkan bibit-bibit pecatur berprestasi dari bumi Sasak dan Mbojo.
“Lomba ini kami buka untuk tiga kategori sekaligus. Pertama, Kategori Umum Terbuka untuk semua usia. Kedua, Kategori Pelajar SMP/SMA untuk menjaring talenta muda sejak dini. Ketiga, Kategori Veteran 40+ sebagai bentuk penghormatan kepada para senior yang masih aktif dan konsisten menjaga tradisi catur di NTB. Kami ingin semua punya panggung yang sama,” ujarnya.
Menariknya dalam lomba ini, gratis dan panitia telah menyiapkan hadiah Jutaan Rupiah plus Trophy eksklusif plus Sertifikat penghargaan untuk para juara di masing-masing kategori.
Selanjutnya untuk pendaftaran dibuka mulai 05 November 2026 sampai dengan 05 Desember 2026 di Sekretariat DPP Sasaka Nusantara.
“Untuk memudahkan peserta dari luar daerah, panitia juga membuka pendaftaran online melalui WhatsApp dan sistem scan barcode, QR Daftar WA1 (0823-3989-4193), QR Daftar WA2 (0813-3286-5554), dan QR Lokasi Maps Sekretariat. Peserta cukup scan, otomatis terhubung ke panitia atau navigasi langsung ke Markas,” jelasnya.
Dikatakan, mengambil lomba olahraga catur di momen pergantian tahun ini, pihaknya memgambil filosofis catur adalah miniatur kehidupan. Di atas papan 64 kotak itu, kita belajar tentang kejujuran, kesabaran, pengorbanan, strategi jangka panjang, dan menghormati lawan. Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya adalah Jiwa Nusantara, jiwa orang Sasak yang harus dijaga.
Selain itu, menyambut Tahun Baru 2027, pihaknya tidak ingin hanya merayakan dengan pesta, namun dirayakan dengan sesuatu yang cerdas, mendidik, dan membangun peradaban.
“Kami ingin Markas Sasaka Nusantara di Biao Praya ini menjadi rumah besar, tempat berkumpulnya orang-orang cerdas dari seluruh NTB, dari Lombok Barat sampai Bima, untuk beradu strategi secara sportif,” ujarnya.
Selanjutnya, kenapa pihaknya menggeratiskan pendaftaran, karena pihaknya yakin bakat olahraga catur banyak terpendam, mulai dari desa-desa, di sekolah-sekolah, di warung kopi, bukan hanya di kota. Artinya bagi peserta yang punya bakat dan tidak punya uang, bisa datang mendaftarkan diri tanpa di pungut biaya.
“Kami undang semua, mari datang ke Praya, tunjukkan kemampuan terbaikmu, dan jadilah bagian dari sejarah Sasaka Nusantara NTB Cup pertama menyongsong Tahun Baru 2027,” tegas Aktivis bertubuh besar ini.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Sasaka Nusantara Mukarrijal mengungkapkan, antusiasme peserta sudah terasa bahkan sebelum pamflet resmi disebarluaskan, sudah banyak yang meminta.
“Alhamdulillah, sejak kami spill sedikit info di grup-grup WhatsApp, HP panitia tidak berhenti berdering. Banyak yang dari Mataram, Sumbawa, bahkan ada yang dari Bima menanyakan pendaftaran. Ini bukti nyata bahwa olahraga catur masih sangat dicintai di NTB,” katanya.
Mendapatkan banyak penggemar, pihaknya bersama barisan langsung membuatkan tugas, agar tetap standby di Markas untuk menerima pendaftaran.
“Yang tidak bisa datang, Kami juga sudah permudah semuanya. Tidak perlu datang jauh-jauh untuk daftar, cukup scan QR Barcode di pamflet, langsung chat WA panitia, sebut nama dan kategori, langsung terdaftar,” ucapnya.
Dikatakan. Yayasan Sasaka Nusantara sendiri dikenal sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat di Loteng. Kegiatan MUBES I beberapa waktu lalu di Markas Besar menjadi bukti komitmen mereka dalam menjaga adat dan budaya Sasak sembari membuka diri terhadap kegiatan positif generasi muda.
Lomba Catur Terbuka Se-NTB ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang akan terus digelar setiap menyambut tahun baru, sebagai ikon baru olahraga catur di NTB yang lahir dari rahim masyarakat Sasak sendiri. (NU-01).
