Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Carut marut mutasi kepala sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Tengah (Loteng) di bawah pimpinan Drs. H. Lalu Idham Halid, masih tinggalkan masalah. Padahal, mutasi Kepala sekolah sudah dilakukan pada Januari lalu, namun anehnya dari 446 yang di lantik, 222 diantaranya masih merah alias belum di setujui BKN.
Atas hal itu, Pada bulan Juni lalu Dikbud Loteng mengutus Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Baiq Sumarti bersama Kasi Tenaga Kependidikan Lalu Andri Rafani ke Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar Bali, tujuannya guna mempertanyakan persoalan mutasi para kasek yang masih merah alias ijin dari Kantor Regional X BKN Denpasar belum muncul, namun sayangnya hasil dari konsultasi tersebut, sampai sekarang hasilnya nihil.
Terkait hal itu PLT Sekretaris Dikbud Loteng Dr. Muhamad Nazim, S.Pd., M.Pd. mengatakan, terkait konsultasi hasilnya sudah keluar, cuman saya kurang tau persis hasilnya, sebab itu di urus langsung Kabid GTK Dikbud, jadi baiknya silahkan langsung.
“Coba di tanyakan langsung ke Kabid GTK, yang lebih paham sebab beliau langsung konsultasi ke Regional X BKN Denpasar,” pintanya.
“Kami masih menunggu hasilnya dik,” sambung Kabid GTK Baiq Sumarti sembari meminta untuk tidak di tulis, Kamis (30/7).
Untuk lebih jelasnya lanjut Kabid GTK, adinda bisa hubungi langsung bapak Kepala Dinas, selaku atasan yang lebih berhak memberikan keterangan. “Silahkan langsung ke pak Kadis aja dik biar lebih jelas,” pintanya.
Sementara itu Sekretaris FP4 Lalu Deny Rusmin J., SH mengatakan, persoalan ini sudah ia laporkan ke Komisi Informasi (KI) NTB dan saat ini pihaknya masih menunggu jadwal sidang.
“Pengaduan sengketa informasi publik tersebut, telah terdaftar dengan nomor sengketa 014/KINTB/PSI REG/VII/2026,” katanya.
Carut marutnya persoalan pelantikan Kepala sekolah di Loteng, semestinya ini jadi bukti dan pelajaran bersama, jangan permainkan aturan kendati sedang berkuasa. “Kita ketemu dan adu data di KI NTB, sebab persoalan ini sudah saya masukkan laporan,” tutupnya. (Nu-01).
