Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggelar Rapat Paripurna, dengan agenda Penyampaian Jawaban Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Nota Keuangan dan Rancangan Pendapatan Daerah (Ranperda), tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Rabu (15/9).
Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Loteng, Lalu Muhammad Akhyar, S.Sos., dan dihadiri oleh Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., bersama jajaran Pemerintah Loteng, pimpinan dan anggota DPRD serta unsur terkait lainnya.
Dalam penyampaiannya, Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri memberikan tanggapan atas berbagai pandangan, pertanyaan, saran dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD pada rapat paripurna sebelumnya.
Diantaranya, Efisiensi Anggaran dan Peningkatan PAD, Pemerintah daerah terus melakukan efisiensi dan rasionalisasi belanja dengan mengutamakan program yang produktif, mendesak dan menjadi prioritas. Target PAD dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 meningkat sebesar Rp67,43 miliar, dengan peningkatan target pajak daerah sebesar Rp62,17 miliar.
Pembangunan Infrastruktur Jalan
Penambahan pagu belanja modal jalan sebesar Rp 73,06 miliar diarahkan pada ruas jalan yang memiliki tingkat kerusakan tinggi, mendukung konektivitas sentra produksi pertanian serta meningkatkan aksesibilitas ekonomi masyarakat. Penanganan jalan direncanakan sepanjang kurang lebih 25 kilometer.
Pariwisata dan KEK Mandalika
Pemerintah daerah mendorong agar pertumbuhan sektor pariwisata memberikan manfaat bagi masyarakat lokal melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan tenaga kerja lokal, penguatan produk ekonomi kreatif serta pengembangan desa wisata penyangga KEK Mandalika.
Rapat paripurna ini menjadi bagian dari tahapan pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, yang selanjutnya akan dilanjutkan melalui pembahasan di Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah. (NU-01).
