Lombok Tengah (ntbupdate.com)-
Zulkarnaen S.Pd. M. Pd Calon Kepala Desa (Cakades) Semoyang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng) nomor urut 2, adalah Cakades terakhir yang melakukan Kampanye akbar.
Kampanye Monologis pertama di buka oleh Cakades Nomor Urut 3 Nurham, di lanjutnya Cakades Nomor Urut 1 Ruslan S.P dan terakhir Zulkarnaen S.Pd. M.Pd Nomor Urut 2, sebagai penutup kampanye Monologis di Desa Semoyang, Ahad (25/10).
Teriakan para pendukung dengan perkataan lanjutkan Dua Periode menggema di lokasi Kampanye Akbar Zulkarnaen S. Pd. M. Pd di Heler Bilekante Desa Semoyang.
Menariknya lagi dalam Kampanye Akbar ini, sebelum kampanye diawali dengan kumandang Azan, dilanjutkan dengan Pembacaan Sholawat badar,
dan di akhiri dengan santunan anak yatim.
Dengan niat, berkah kegiatan keagamaan Zulkarnaen S. Pd M. Pd diberkahi dua Periode lanjutkan dan berkah.
Ketua panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Semoyang Muhammad Faesal mengaku, kampanye monologis kali ini, bikin hatinya tersentuh dan terharu ketika sholawat badar menggema.
“Hati saya benar benar tersentuh dan menangis, ketika sholawat badar menggema di acara kampanye monologis ini,” katanya.
Atas nama panitia Pilkades pihaknya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kampanye damai ini terciptanya kampanye berjalan aman dan lancar.
Kampanye damai nomor urut 2 ini adalah kampanye Monologis terakhir dari beberapa Cakades yang lain, yang sebelumnya sudah melakukan hal yang sama.
“Atas nama panitia Pilkades Semoyang, mengucapkan banyak Terimakasih, kami ucapkan atas semua pendukung nomor 2, yang telah ikut membantu panitia dan aparat keamanan, sehingga pelaksanaan kampanye Damai ini berjalan aman dan damai,” ulangnya.
Dalam berdemokrasi, beda pilihan itu hal biasa, dari itu pihaknya mengharapkan mari kepada seluruh masyarakat Desa Semoyang, jaga persaudaraan, kekeluargaan, mari jaga persatuan dan kesatuan Desa Semoyang yang sudah damai ini.
Di katakan, dalam Pilkades Semoyang tanggal 29 Oktober mendatang semua yang wajib pilih harus datang ke TPS Masing-masing. Dalam Pilkades ini, ada 3 calon yang akan di pilih, dari Tiga calon ini, semuanya adalah putra terbaik Desa Semoyang, dari itu mari jaga kebersamaan, agar pelaksanaan Pilkades Semoyang berjalan aman dan damai.
Tiga calon ini lanjutnya, kendati misi visi beda namun tujuannya sama, ingin memajukan desa Semoyang lebih baik, dari itu di Pilkades ini, siapapun yang menang mari dihargai sebab itulah pilihan terbaik bagi masyarakat Desa Semoyang.
“Karena ini kampanye Monologis terakhir, mulai besok semua atribut akan di cabut, karena kita sudah memasuki masuk masa tenang,” ungkapnya.
“Di eranya Dinda Zulkarnaen sebagai kepala Desa, Desa Semoyang perubahannya nyata, semua masyarakat, mulai dari masyarakat yang tak punya rumah sudah dibuatkan lewat program Rumah Tak Layak Huni. Irigasi, Sumur Bor, jalan jalan kampung sudah bagus, jalan penghubung kampung satu dengan kampung yang lain, sudah di khotmix, WC, termasuk masyarakat yang tak mampu anak anak mereka sudah dapatkan PIP, yang jelas Zulkarnaen tak ada duanya dan kita dukung untuk lanjutkan perubahan untuk Desa Semoyang lebih maju,” kata tokoh masyarakat Amaq Seruni.
Sementara itu Cakades Semoyang Nomor 2 Zulkarnaen S. Pd. M. Pd mengatakan, di acara kampanye Akbar ini, pihaknya tidak mau mengatakan akan dan tidak akan berjanji. Sebab masyarakat Desa Semoyang jadi saksi, selama menjabat jadi kepala Desa, telah banyak ia pernah lakukan.
“Mari kita buka mata hati kita, silahkan liat secara langsung apa yang sudah saya lakukan, makanya saya tidak mau berjanji dan omong omong saja, tinggal saya akan lanjutkan, jika masyarakat doe kami, ridho mendukung saya untuk lanjutkan periode selanjutnya dan siap membuat perubahan Desa Semoyang semakin maju,” katanya.
Dikatakan selama menjabat ada beberapa perubahan nyata yang sudah ia lakukan, tentunya itu semua berkah dari dukungan dan kepercayaan masyarakat.
Pertama soal Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Desa Semoyang ada 397 unit tuntas. RTLH ini tersebarndi seluruh Dusun di Desa Semoyang.
“Ini harus kita syukuri agar Allah terus memberikan kemudahan, sebab tinggal 30 unit insyaallah kita akan kerjakan, dan jika kembali diamanahkan jadi Kepala Desa, tahun pertama saya targetkan 50 unit, ini bukan janji tapi nyata, sebab yang lebih banyak juga sudah tuntas kita selesaikan,” ungkapnya.
Dua, 366 unit Water Closet (WC) juga tuntas sudah dikerjakan dan itu semua tersebar di semua Kampung di Desa Semoyang. “Jika dulu masyarakat kita buang air besar di irigasi, sawah dan beberapa tempat sepi, kini alhamdulillah, masyarakat yang tak punya WC sudah memiliki tempat buang air besar yang aman dan nyaman,” paparnya.
Tiga Jalan kampung, jika dulu masyarakat malas saling datangi karena paktor jalan, alhamdulillah sekarang jalan jalan sudah bagus. Termasuk jalan utama yang menghubungkan satu kampung dengan kampung yang lain sampai ke perbatasan Lombok Timur, sudah khotmiq semua.
“Jika jalan jalan kita sudah bagus, maka pergerakan perekonomian masyarakat kita semakin maju dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” katanya. “Saya tak pungkiri masih ada beberapa jalan yang belum selesai saya kerjakan, seperti ke Dusun Sosak, Sembege Malegetik, insyaallah di periode selanjutnya kita kerjakan, semoga Allah memberikan amanah untuk melanjutkan,” sambungnya.
Empat pengadaan air bersih lewat sumur bor, di beberapa Dusun sudah di buatkan sumur bor, tinggal masyarakat jaga untuk dimanfaatkan agar manfaatnya lama dinikmati. “Insyaallah tahun 2027 mendatang, ada 3 titik lokasi dibuatkan sumur bor, dan itu sudah saya kunci dan wajib dikerjakan,” ulasnya.
Lima, jalan di dekat Kantor Desa tembus perbatasan dengan Desa Landah, juga tuntas sudah dikerjakan. “Kini masyarakat di perbatasan dengan Desa Landah, sudah tidak lagi mengeluhkan jalan, sebab sudah tuntas dikerjaan,” cetusnya.
Enam, Beasiswa sampai saat ini ada 125 beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa sudah diberikan, dan itu semua ia lakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tak mampu.
Tujuh, soal kebutuhan air bagi petani, alhamdulillah ribuan kilo irigasi, baik yang di rehab ataupun yang baru, sudah tuntas dibangun, termasuk saat ini di 17 titik masih dalam tahap pengerjaan.
Delapan,soal PKH alhamdulilah ratusan masyarakat sudah menerima program tersebut. Terakhir mobil ambulans, alhamdulillah 24 jam siap melayani masyarakat yang membutuhkan.
“Dari semua yang sudah Saya kerjakan, ada yang tidak akui dan dia berkata itu program pemerintah pusat. Saya akui betul itu memang program pusat, tapi jika kita tidak jemput, program itu tidak akan dinikmati masyarakat, kenapa tidak dari dulu di jemput,” tegasnya.
Dari apa yang ia paparkan diatas nyata bukan janji politik, sekarang tinggal dilanjutkan.
“Jika ada calon lain yang muluk muluk janji politik, jangan terlalu dipercayai, apalagi sekarang DD sudah dipangkas, kecuali kita punya jaringan di atas baru bisa kita siasati beberapa program, untuk mengimbangi pemangkasan ini,” tutupnya. (Nu-01).
