Reses di Bunkate, Miranti Siap Kawal Aspirasi Warga Dari Hulu Sampai Hilir

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Serap Aspirasi (Reses) masa sidang pertama DPRD Lombok Tengah (Loteng) sudah selesai.

Reses Miranti Politisi PPP Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Jonggat Pringgarata Loteng misalnya, konstituen di Dua Kecamatan ini, memanfaatkan kesempatan tersebut, menyampaikan semua kebutuhan mereka.

“Semua aspirsi dari hulu sampai hilir, dimulai dari titik 1 sampai titik 6, kita tampung semua, insyaallah kita akan perjuangkan,” katanya, Rabu (4/11).

Di Dusun Bun Gol Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat Loteng misalnya, masyarakat setempat menyampaikan kebutuhan sekaligus mengusulkan sejumlah program pembangunan yang dinilai mendesak.

Seperti infrastruktur gang lingkungan, pemerataan saluran irigasi, baik yang alirannya ke sawah dan perkampungan.

Selain infrastruktur, warga juga menyuarakan pentingnya program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan kerja. Usulan tersebut terutama datang dari kalangan ibu-ibu. Dimana ibu ibu mengharapkan adanya pelatihan berkesinambungan guna meningkatkan kemampuan dan membuka peluang ekonomi keluarga, dalam peningkatan kesejahteraan mereka.

Selain itu ada juga warga yang meminta renovasi tempat ibadah seperti santren atau mushalla, yang saat ini masih dalam proses renovasi dan meminta dibantu lewat anggaran.

“Semua permintaan kita perjuangkan, cuman saya belum berani berjanji mengingat pemangkasan anggaran dari pusat, tapi kita perjuangkan,” janjinya.

Dikatakan, reses merupakan kesempatan penting bagi anggota dewan untuk mendengar secara langsung kondisi dan kebutuhan termasuk bisa bersilaturrahmi dengan masyarakat.

“Bagi saya pribadi, Reses ini bukan hanya tempat kita sampaikan program dan menyampaikan informasi soal pembangunan Loteng, namun yang terpenting adalah bisa bersilaturrahmi langsung dengan masyarakat, itu momen paling bahagia,” ungkapnya.

Selain itu, Reses jadi kesempatan sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan yang merata membutuhkan komunikasi dan sinergi antara masyarakat dengan para wakil rakyat agar setiap kebutuhan di tingkat bawah mendapat perhatian dan diimplementasikan dalam bentuk pembangunan. (NU-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *