Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Semarak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 62 tahun 2026, sudah mulai dilakukan dengan berbagai macam kegiatan, yang mengarah kepada kesehatan, untuk Indonesia Emas 2046, sesuai tema HKN 2026 “Sehat Untuk Semua”.
Ketua Panitia HKN Ke 62 Lombok Tengah (Loteng) dr. Nasrullah mengatakan, menyambut hari puncak pelaksanaan HKN ke 62 tanggal 12 November mendatang.
Pihaknya bersama seluruh panitia, sudah melaksanakan beberapa program yang mengarah kepada peningkatan kesehatan, dan masih berlangsung sampai saat ini.
Fokus pada peningkatan kesehatan lanjutnya, sebab kesehatan adalah fondasi lahirnya generasi yang produktif, tangguh, dan akan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia Emas 2045.
Seperti cek kesehatan gratis di masing-masing Puskesmas se Loteng. “Kita sengaja memasukkan program cek kesehatan, mengingat cek kesehatan sampai saat ini belum maksimal, baru 36 persen dengan target 46 persen, makanya nanti untuk cek kesehatan gratis secara massal kita akan pusatkan di masing-masing Kecamatan,” katanya Kamis (5/11).
Selanjutnya Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk umum, BHD adalah rangkaian tindakan pertolongan pertama yang krusial untuk menyelamatkan nyawa pada seseorang yang mengalami henti jantung atau henti napas.
Apa tindakan yang akan dilakukan oleh penolong, itulah akan di jelaskan ke masyarakat. Misalnya utamakan keamanan dan kesadaran, Pastikan area aman, lalu cek kesadaran korban dengan menepuk pundak dan memanggilnya atau hubungi petugas medis.
Pernapasan dan Nadi, penolong harus periksa napas korban maksimal 10 detik, jika tidak bernapas atau terengah-engah, anggap mengalami henti jantung dan yang lainnya.
“Yang jelas kita sudah siapkan ahlinya yang akan menjelaskannya langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan unyuk program Bantuan Soaial (Bansos), itu sudah masuk dalam program, cuman menunggu teknisnya dan di sesuaikan dengan anggaran yang ada.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dikes Loteng ini menambahkan, ada yang menarik dalam tema HKN tahun ini, dimana tema “Sehat untuk Semua”. membawa pesan sederhana namun mendalam. Sebab Kesehatan adalah hak setiap orang dan harus menjadi bagian dari kehidupan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Untuk mewujudkannya, upaya kesehatan tidak dapat hanya mengandalkan fasilitas serta tenaga medis dan tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur bangsa.
Karena itu, rangkaian kegiatan HKN ke-62, diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat edukasi, meningkatkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya memjaga kesehatan.
“Saya mengajak seluruh jajaran Kesehatan, pemerintah daerah, mitra pembangunan, organisasi profesi, dunia usaha, komunitas, serta seluruh masyarakat Loteng untuk bersama- sama menyemarakkan HKN ke-62,” pintanya.
Mari jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa setiap langkah kecil untuk hidup lebih sehat akan memberikan dampak besar bagi diri sendiri, keluarga, dan orang banyak. “Bersatu dalam Semangat Kebersamaan, Berkarya untuk Mewujudkan MASMIRAH” (NU-01)
