Lombok Tengah (ntbupdate.com)– Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Dua murid MAN 1 Lombok Tengah (Loteng), atas nama Abraham Arya Bintang dan Baiq Safa’atun Siliha, berhasil mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Nasional yang akan digelar di Jakarta.
Keikutsertaan kedua peserta tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga dan pihak madrasah, tetapi juga bagi masyarakat daerah. Pasalnya, mengikuti kompetisi di tingkat nasional merupakan sebuah pencapaian yang membutuhkan kemampuan, persiapan, serta semangat belajar yang tinggi.
Abraham Arya Bintang dan Baiq Safa’atun Siliha nantinya akan berhadapan dengan peserta-peserta pilihan dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka akan membawa kemampuan dan pengetahuan yang telah dipersiapkan untuk bersaing sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan daerah di tingkat nasional.
Kepala MAN 1 Loteng, H. Rustam mengatakan, capaian yang telah di raih dua muridnya ini, suatu kesuksesan yang membanggakan dan ini capaian pertama, setelah beberapa bulan lalu di berikan amanah oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemang) NTB, jadi kepala.
“Alhamdulillah prestasi sampai ke Nasional, ini prestasi pertama yang akan saya persembahkan, setelah beberapa bulan lalu di amanahkan jadi Kepala di MAN 1 Loteng,” katanya, Sabtu (7/11).
Bicara prestasi, MAN 1 Loteng tidak pernah ketinggalan, artinya sebelum jadi kepala di MAN 1 Loteng ini, di sejumlah media pihaknya selalu memantau prestasi prestasi, baik di bidang akademik ataupun non akademik, murid MAN 1 Loteng, tidak pernah ketinggalan.
Belajar dari itu, pihaknya terus mencoba melakukan penyeimbangan dengan melahirkan beberapa program, yang tentunya itu bisa melahirkan prestasi. Dan Alhamdulilah bulan ini, dua muridnya akan mengikuti lomba OBA tingkat Nasional.
“MAN 1 Loteng, memang dari dulu dikenal banyak melahirkan murid berprestasi, makanya saya terus berusaha bagaimana caranya prestasi prestasi itu kita pertahankan bila perlu ditingkatkan dan alhamdulillah dua murid kita melaju ke Nasional,” paparnya.
Dikatakan OBA, merupakan salah satu ajang kompetisi pendidikan yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab. Selain menguji pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan kebudayaan Arab.
Keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut, tentu bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan juga menjadi pengalaman berharga bagi kedua peserta. Mereka berkesempatan memperluas wawasan, menambah pengalaman, serta bertemu dengan pelajar-pelajar berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Menjadi Kebanggaan dan Inspirasi
Keberangkatan Abraham Arya Bintang dan Baiq Safa’atun Siliha menuju kompetisi nasional di Jakarta diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar terus mengembangkan kemampuan dan tidak takut bermimpi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
Prestasi di bidang pendidikan tidak hanya diukur dari hasil akhir sebuah perlombaan, tetapi juga dari proses belajar, kedisiplinan, kerja keras, dan keberanian untuk menghadapi tantangan.
Oleh karena itu, kesempatan yang diraih kedua peserta ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, mereka telah menjadi bagian dari generasi muda yang berani menunjukkan kemampuan dan potensi diri melalui kompetisi akademik.
Dukungan dari pihak madrasah, guru pembimbing, orang tua, dan masyarakat tentunya sangat dibutuhkan agar keduanya dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh percaya diri.
Harapan Raih Hasil Terbaik
Menghadapi kompetisi tingkat nasional tentu menjadi tantangan tersendiri. Persaingan dengan peserta dari berbagai daerah membutuhkan kesiapan mental, penguasaan materi, serta konsentrasi yang baik.
Namun, dengan semangat belajar dan persiapan yang matang, Abraham Arya Bintang dan Baiq Safa’atun Siliha diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, keikutsertaan mereka juga menjadi momentum untuk membuktikan bahwa putra-putri daerah memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk berprestasi di tingkat nasional.
Semoga langkah Dua muridnya ini nanti menjadi awal lahirnya generasi berprestasi yang mampu mengharumkan nama lembaga kemenag dan daerah di.
“Semoga dua orang muridnya ini nanti pulang dengan prestasi dan itu tentunya akan menambah banyaknya koleksi piala dan piagam di etalase penaruhan prestasi yang sudah kita siapkan,” tutupnya. (Nu-01)
