Gus Miftah Tiba di NTB Dengan Agenda Kenegaraan

Mataram (ntbupdate.com)-Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang biasa di sapa Gus Miftah, tiba di pulau seribu Masjid.

Kedatangannya ke NTB guna menghadiri Undangan Acara Doa Kebangsaan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, yang di adakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, yangbdi pusatkan di Lapangan Sangkareang Mataram.

“Insyaallah ada 50 ribu jamaah bakal hadir dalam kunjungan Gus Miftah,” kata Kepala Kanwil Kemenag NTB Dr. H. Zamroni Aziz, Rabu (12/8).

Dikatakan di balik agenda kenegaraan itu, Gus Miftah membawa misi besar, yaitu menguatkan nilai dan arti keberagaman.

Tadi lanjutnya, setiba di NTB abang Gus Miftah berziarah ke Makam TGH. M. Shaleh Hambali di Masjid Jami’ Bengkel, Lombok Barat.

Usai ziarah, Gus Miftah bersama rombongan dari keluarga besar Kanwil Kemenag NTB, di ajak menyambangi 5 rumah ibadah sebagai simbol penghormatan kepada seluruh umat.

Seperti Pura Jagatnatha Mayura, Vihara Sanata Dharma Maitreya, Gereja Katolik Santa Maria Immaculate, dan GPIB Immanuel W.R. Supratman

Ia juga sempat bilang, terharu saat melihat adanya prasasti bernuansa Muslim di area Pura. Menurutnya, pemandangan itu adalah bukti nyata bahwa toleransi di Mataram sudah mengakar dan pantas menjadi teladan nasional.

Di setiap lokasi kunjungan, Gus Miftah menyampaikan pesan dari Presiden *Prabowo Subianto*. Ia mengatakan bahwa penguatan toleransi dan moderasi beragama merupakan salah satu prioritas dalam Asta Cita.

*
“Kewajiban kita bersama sebagai warga negara adalah menjaga kerukunan. Karena saya meyakini, Indonesia maju akan berangkat manakala masyarakatnya rukun,” tegasnya.

Gus Miftah juga sempat menyinggung HUT RI ke-81, dimana Gus Miftah mengingatkan sejarah, kalau memerdekakan bangsa ini tidak hanya satu agama atau satu suku. Tapi semua agama, semua suku di Indonesia. Momentum ini harus di jaga dan jadi simbol kerukunan dan persatuan untuk bangsa ini. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *