Waka Polresta Tes EQ Murid MTsN 1 Loteng

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Tak biasanya di apel pagi setiap hari Senin, upacara diikuti oleh internal keluarga besar MTsN 1 Lombok Tengah (Loteng). Namun di upacara apel pagi Senin 26 Oktober 2026 kali ini, langsung di pimpin Waka Polresta Loteng Kompol Putu Kardhianto S. H. M.H.

Tidak main main, usai apel Waka Polresta Loteng langsung mengetes Emotional Intelligence (EQ) murid MTsN 1 Loteng.

Menariknya, dalam mengetes IQ Murid MTsN Loteng ini, waka Polresta Loteng tidak hanya melemparkan pertanyaan terlebih dahulu, Waka juga menantang para murid untuk maju, murid yang berani maju, langsung di depan di berikan pertanyaan.

Dari rentetan pertanyaan yang di berikan, tidak ada satupun pertanyaan yang lolos, alias semua yang ditanyakan tuntas lugas di jawab murid MTsN 1 Loteng

“Memang keren anak anakku semua, ternyata di samping disiplin dalam baris berbaris di apel pagi, semua pertanyaan yang saya lempar, mampu di jawab sempurna,” kata Waka Polresta Loteng Kompol Putu Kardhianto S. H. M.H. Rabu (26/10).

Kenapa ia katakan murid MTsN 1 Loteng keren, sebab saat melempar pertanyaan tidak memakai satu metode.

Metode pertama, ia lempar pertanyaan yang angkat tangan di persilakan maju untuk menjawab pertanyaan dan sempurna di jawab. “Kalau metode ini saya rasa itu biasa, ,” cetusnya.

Metode yang ke Dua ini yang lebih seru dan menantang, pihaknya menantang siswa angkat tangan dan maju ke depan untuk diberikan pertanyaan, ternyata tidak sedikit murid yang berani langsung angkat tangan dan maju.

Berdiri di hadapan teman temannya, ia melemparkan pertanyaan, lagi lagi murid MTsN 1 Loteng ini, sempurna menjawab.

“Memang keren juga murid murid MTsN 1 Loteng, di samping cerdas menjawab mentalnya juga luar biasa,” ungkapnya.

Di katakan mendatangi lembaga pendidikan sebagai lokasi apel pagi Senin lanjutnya, di MTsN 1 Loteng ini kali pertama ia lakukan, baru ia berencana mendatangi sekolah yang lain.

Memilih MTsN 1 Loteng jadi pertama, baginya bukan sebuah kebetulan namun berangkat dari beberapa informasi yang ia dapatkan, kalau madrasah ini banyak menorehkan prestasi.

Sehingga ia jadwalkan datang mengisi program Apel pagi, dan ternyata langsung ia temukan bukan hanya kabar di media saja, para murid muridnya sangat lihai menjawab semua yang ia tanyakan seputar pendidikan dan disiplin.

Atas apa yang ia temukan, MTsN 1 Loteng layak dijadikan contoh bagi lembaga pendidikan yang lain. “Di program yang sama, apa yang saya temukan di MTsN 1 Loteng, akan saya sampaikan, biar itu bisa dijadikan pelajaran bagi lembaga pendidikan yang lain,” tutupnya. (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *