Warga Loteng Yang Sakit Jantung, Tidak Lagi Ke Luar Daerah Berobat

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- RSUD Praya Lombok Tengah (Loteng), terus melakukan pembenahan, seiring statusnya sudah naik ke tipe B. Baru baru ini, pihak RSUD Praya, telah membuka layanan poli jantung, ini artinya masyarakat Loteng pada khususnya yang sakit jantung, tidak lagi berobat sampai ke luar daerah, sebab layanan pengobatan untuk penyakit jantung sudah ada di RSUD Praya Loteng.

Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, mengatakan penanganan penyakit jantung perlu menjadi perhatian serius, mengingat jumlah kasus yang tercatat di daerah tersebut cukup tinggi.

“Dalam enam bulan ada sekitar 700 kasus. Karena itu, penanganannya harus cepat,” ujarnya kemarin.

Menurut Pathul, dengan jumlah penduduk Loteng yang mencapai sekitar satu juta jiwa, penguatan fasilitas dan tenaga kesehatan menjadi kebutuhan penting. Terlebih, daerah itu saat ini memiliki 29 puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Keberadaan Cathlab dan ICVCU di RSUD Praya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam menangani pasien penyakit jantung, sehingga kebutuhan rujukan ke luar daerah untuk tindakan tertentu dapat dikurangi.

“Adanya Cathlab dan ICVCU ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan jantung,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer Instalasi Kerja Sama Global dan Jejaring RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Nurhasanah, menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jantung dan pembuluh darah di daerah.

“Kami berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan penanganan nonbedah kardiovaskuler dan tidak harus dirujuk ke rumah sakit di kota lain atau ke tempat yang jauh,” katanya.

Nurhasanah menambahkan, dukungan sumber daya manusia dan penguatan fasilitas menjadi faktor penting agar pelayanan tersebut dapat berjalan optimal.

Ia menyebut, fasilitas yang tersedia di RSUD Praya dinilai cukup memadai untuk mendukung pelayanan jantung. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan layanan tersebut bersama pemerintah daerah.

“Secara fasilitas sudah cukup memadai untuk pelayanan jantung, sehingga masyarakat tidak perlu ke tempat yang jauh. Kami tetap akan mengawal dan memfasilitasi masyarakat melalui pelayanan di RSUD Praya dan Provinsi NTB,” tandasnya.

Melalui pendampingan tim RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSUD Praya diharapkan semakin mampu memberikan penanganan penyakit jantung secara cepat dan mudah dijangkau masyarakat Loteng. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *