Mataram (ntbupdate.com)- Sembilan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, terpilih jadi delegasi dalam Program giat Pengabdian Internasional UIN Mataram Goes to Pontianak–Malaysia, salah satunya Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Falma Buton.
Ketua HMPS Tadris UIN Mataram Falma Buton mengucapkan banyak terimakasih kepada Wakil Dekan III, Dr. Erwin Padli, M.Hum, selaku dewan pembimbing.
“Terimakasih bapak wakil Dekan III, yang telah susah payah memberikan bimbingan sehingga kami bisa diberangkatkan jadi wakil UIN Mataram,” katanya. Senin (19/10).
Dikatakan, dalam perjalanannya mengikuti program tersebut, alhamdulillah pihaknya bersama teman-temannya telah mendapatkan banyak ilmu pengetahuan dalam memperluas wawasan akademik, mengembangkan kapasitas organisasi, serta memperoleh pengalaman pembelajaran dan pengabdian lintas negara.
Dijelaskan, adapun rangkaian kegiatan diawali pada 14 Oktober 2026 melalui agenda Student Mobility di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Kedatangan delegasi UIN Mataram disambut hangat oleh pimpinan dan civitas academica Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, yang dipimpin oleh Dekan FTIK, Prof. Dr. M. Edi Kurnanto, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran pimpinan fakultas lainnya.
Dalam agenda tersebut, pihaknya mengikuti kegiatan bersama Badan Keorganisasian Mahasiswa (BKM) IAIN Pontianak. Sebagai Ketua HMPS Tadris Matematika UIN Mataram lanjut Buton, ia juga berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan para pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) se-FTIK, Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (SEMA FTIK), serta Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA FTIK) IAIN Pontianak.
“Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi, diskusi kelembagaan, pertukaran gagasan, serta berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi dan program kerja kemahasiswaan. Melalui kegiatan ini, kami dapat mempelajari praktik pengorganisasian mahasiswa di lingkungan kampus lain sekaligus memperluas jejaring antarlembaga sebagai peluang membangun kolaborasi pada masa mendatang,” paparnya.
Pengalaman tersebut juga menjadi bekal bagi dirinya dan teman temannya dalam menjalankan tanggung jawab, khususnya kepada dirinya sebagai Ketua HMPS Tadris Matematika UIN Mataram, terutama dalam mendorong organisasi agar lebih aktif, adaptif, dan terbuka terhadap gagasan baru.
Setelah menyelesaikan agenda di Pontianak, delegasi melanjutkan rangkaian kegiatan pengabdian internasional pada 15–17 Oktober 2026 di SMAR Al-Madrasah Al-Islamiyah, Kuching, Sarawak, Malaysia. Kedatangan delegasi disambut oleh pihak madrasah, termasuk Mudir SMAR Al-Madrasah Al-Islamiyah, Cikgu Ali Umar Bin Jeladin.
Dalam kegiatan tersebut, ia mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran di kelas yang dipersiapkan sebagai ruang pengalaman bagi calon guru. Sebagai mahasiswa semester V yang belum menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), pengalaman mengajar ini menjadi kesempatan berharga untuk mengenal suasana pembelajaran secara langsung, melatih komunikasi di depan kelas, serta memahami tantangan yang dihadapi seorang pendidik.
Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman awal bagi dirinya untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik pembelajaran. Selain menambah wawasan mengenai lingkungan pendidikan di Malaysia, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi untuk terus mengembangkan kemampuan pedagogis, kepercayaan diri, dan kesiapan sebagai calon pendidik.
Baginya, keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar perjalanan akademik ke luar negeri, melainkan juga kesempatan untuk belajar, memperluas perspektif, dan meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan amanah organisasi.
Ia berharap pengalaman yang diperolehnya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan HMPS Tadris Matematika UIN Mataram. Ia juga ingin pengalaman tersebut menjadi inspirasi bagi anggota HMPS lainnya agar berani mengambil kesempatan, meningkatkan kapasitas diri, dan berpartisipasi dalam kegiatan akademik maupun pengabdian di tingkat nasional dan internasional.
“Harapan saya, setelah mengikuti kegiatan ini, saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan menjalankan amanah sebagai pelayan HMPS dengan lebih maksimal. Saya juga berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman anggota HMPS Tadris Matematika agar termotivasi mengikuti kegiatan serupa pada tahun berikutnya. Semoga kesempatan seperti ini bisa dimanfaatkan lebih banyak mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan membawa manfaat bagi organisasi,” ungkap Falma.
Selanjutnya, rangkaian kegiatan berakhir dengan kembalinya delegasi ke Pontianak pada 17–18 Oktober 2026. Pengalaman pertukaran kelembagaan di IAIN Pontianak dan pembelajaran langsung di SMAR Al-Madrasah Al-Islamiyah menjadi dua ruang pembelajaran yang saling melengkapi bagi Falma Buton.
Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian individu, tetapi juga dapat ditindaklanjuti melalui pengembangan program kerja HMPS Tadris Matematika UIN Mataram. Hasil diskusi kelembagaan dapat menjadi bahan evaluasi dan inspirasi dalam merancang program yang lebih inovatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta membuka peluang partisipasi mahasiswa dalam kegiatan serupa.
Melalui keikutsertaan ini, ia membawa pulang pengalaman dan perspektif baru yang diharapkan dapat dibagikan kepada sesama pengurus dan anggota HMPS. Dengan demikian, kegiatan Student Mobility dan Pengabdian Internasional UIN Mataram Goes to Pontianak–Malaysia tidak hanya menjadi pengalaman belajar lintas negara, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperkuat budaya belajar, kolaborasi, dan pengabdian di lingkungan mahasiswa Tadris Matematika UIN Mataram. (NU-01).
