Momen HUT Presiden Ke 75, Miq Arie Turun Pastikan Kondisi Keluarga Penerima PIP DIKTI di NTB

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Tidak sedikit para politisi spontan melahirkan program, sebagai bentuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Presiden ke 8 RI, yaitu Bapak H. Prabowo Subianto yang ke 75.

Salah satunya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Politisi Fraksi Partai PKB untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Lombok NTB, H. Lalu Hadrian Irfani.

Di sela sela kesibukannya sebagai wakil masyarakat NTB di Senayan, Miq Arie nama sapaannya, sempatkan diri berkunjung ke sejumlah mahasiswa penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI).

Salah satunya di Kelurahan Pekan Daye, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, tepatnya di rumah mahasiswi PGSD Universitas Mataram (Unram) atas nama Anissa Aidina Zahra.

Ditempat ini, Miq Arie dengan logat sasak menyapa keluarga mahasiswi PGSD Unram, tidak canggung canggung bapak dan ibu dari Annisa mengucapkan banyak terimakasih kasih ke pada pemerintah pusat, terutama H. Lalu Hadrian Irfani, yang telah hadir di tengah keluarganya, membawa keringanan beban ekonomi, terutama dalam menyekolahkan anaknya.

Ia juga mendoakan agar bapak Presiden RI Bapak H. Prabowo Subianto panjang umur, di berikan kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai bapak kepala negara RI.

“Saya sengaja turun tepatnya di HUT Bapak Presiden RI ke 75, dengan cara menyapa sekaligus melihat secara langsung kondisi keluarga para penerima manfaat program PIP DIKTI, sekaligus kita minta doa para keluarga penerima manfaat, agar bapak Presiden kita panjang umur,” kata ketua DPW PKB NTB sekaligus wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani, Ahad (18/10).

Di hadapan keluarga Annisa lanjutnya, pihaknya menyampaikan kalau PIP DIKTI ini adalah, program pemerintah pusat dalam memberikan bantuan berupa uang tunai kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu atau rentan miskin.

PIP DIKTI ini bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi anak usia 6 sampai 21 tahun agar dapat menyelesaikan pendidikan menengah (SD hingga SMA/SMK atau sederajat) hingga ke perguruan tinggi.

Mendukung pelaksanaan wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan oleh pemerintah. Termasuk mencegah peserta didik putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan pendidikan akibat kendala ekonomi. Serta meringankan beban biaya personal pendidikan bagi siswa (seperti membeli perlengkapan sekolah, seragam, buku, alat tulis, dan ongkos transportasi bagi keluarga yang tidak mampu.

Dikatakan, pihaknya selaku wakil masyarakat NTB secara umum di Senayan Jakarta, terus berjuang agar program PIP DIKTI terus bertambah, mengingat masyarakat di NTB masih banyak yang belum tersentuh.

Perlu ia sampaikan juga kalau saat ini jumlah penerima manfaat dari program PIP DIKTI yang ia kawal melalui aspirasinya untuk Pulau Lombok, sejumlah 150.000 beasiswa PIP DIKTI.

“Melalui Aspirasinya, saya akan terus mengawal program ini, apalagi PIP DIKTI ini telah banyak membantu masyarakat kami dan insyallah saya akan terus perjuangkan, biar jumlah penerima dan jumlah yang diterima semakin bertambah,” tutupnya. (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *